Mohon tunggu...
Yus Afiati
Yus Afiati Mohon Tunggu... Guru - Belajar di PAI,Institut Pembina Rohani Islam Jakarta

Seorang ibu rumah tangga yang belajar dan mengajar, menanamkan akar agama yang kuat kepada generasi muda untuk menjadi manusia yang manfaat, mencari ridho Allah.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Jembatan Rindu

12 November 2022   01:10 Diperbarui: 12 November 2022   07:40 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi:Jembatan Merah Putih. (dok. Kementerian Pekerjaan Umum), Liputan 6

Jembatan Rindu

Menyambung tepi hati
Titian dihiasi dua keindahan
Bertabur wangi kuncup melati
Melambangkan dua kesetiaan

Melintasi aliran sungai surgawi
Tenang diarungi biduk keagungan
Beriringan syair lagu melodi memori
Menyuarakan denting jiwa kesepian

Baca juga: Rindu yang Terjeda

Jembatan rindu memadukan harmoni
Jiwa nan takluk nikmati kebersamaan
Jauh nun jauh menempuh sebuah elegi
Jelajahi taman bersandar kemesraan

Rasa indah menyelimuti suci sanubari
Merangkul keraguan sebuah hubungan
Kata tak seelok takjub mengimani
Menapaki jejak pengabdian

Jembatan rindu kita memanggil kembali
Luangkan duduk bersimpuh sendirian
Berkaca pada jernih air murni
Mengubah pada gambaran

Jembatan rindu kokoh terpatri
Menampung peluh kelelahan
Bersangka baik kepada ilahi
Mengalirkan lagi kekuatan

Berdiri tegak di awal hari
Bersyukur atas kehidupan
Dengan pesona warna warni
Sekejap saja kan ditinggalkan

Depok, 12 November 2022
-----yusafiati------

Baca juga: Pergilah Kenangan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun