Mohon tunggu...
Yuniandono Achmad
Yuniandono Achmad Mohon Tunggu... Dreams and Hope

Cita-cita dan harapan, itu yang membuat hidup sampai saat ini

Selanjutnya

Tutup

Karir

Selamat Jadi Emeritus, Pak Prof ...

30 Agustus 2020   07:37 Diperbarui: 30 Agustus 2020   08:33 134 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Selamat Jadi Emeritus, Pak Prof ...
Salah satu buku tulisan beliau "Ekonometrika Pengantar", edisi revisi tahun 2007, dari sebuah laman digoogling

Sebutan "pak Prof" adalah panggilan dari rekan sejawat beliau saat menjabat eselon 1 di Kementerian Sosial. Dulu Kemsos dikenal dengan nama Depsos, dan beliau ini sempat menjadi Dirjen Pemberdayaan Sosial selama 3 tahun, kemudian 1,5 tahun menjadi Staf Ahli Menteri Sosial.

Ya beliaulah Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat, M.Ec.

Tanggal 15 Agustus kemarin, pak Gunawan merayakan ultahnya yang ke-70. Usia 70 tahun tersebut menandai emeritus keprofesoran beliau. Dirayakan secara virtual, dengan host yuniornya di FEB ugm yaitu Dr Bagus Santoso, dan co host Dr Sumedi Andono Mulyo --seorang Direktur di Kementerian PPN/ Bappenas.

Beliau selama ini menjabat guru besar di Fakultas Ekonomika Bisnis UGM Yogyakarta. Tepatnya sejak tahun 2001 (awal tahun kalau tidak salah). Beliau memiliki gelar keningratan --dari Karaton Surakarta- karena masih terhitung cicit dari Paku Buwono X. Gambar 

Pak Gun dengan Ketua Dewan Gurbes UGM, Prof Koentjara. Prof Gunawan adalah Sekretaris DGB 2018-2021. Gambar dari https://ugm.ac.id/id/berita/16816-prof-koentjoro-jabat-ketua-dgb-ugm
Pak Gun dengan Ketua Dewan Gurbes UGM, Prof Koentjara. Prof Gunawan adalah Sekretaris DGB 2018-2021. Gambar dari https://ugm.ac.id/id/berita/16816-prof-koentjoro-jabat-ketua-dgb-ugm
2:

Dengan men-searching nama lengkap beliau akan muncul buku-buku tulisan, kemudian blog pribadi, dan video dari rekan-rekan yang menyuting (shooting) pak Gun. Saya merasa pernah sangat dekat dengan beliau, terutama tahun 2002 sampai 2010. Waktu itu saya bantu bantu pak Gun dari mulai di kantor Komite Penanggulangan Kemiskinan, Sekretariat Wapres, Program S3 ugm, Universitas Gunadarma, dan Kemensos.

Saat itu beliau  memang dipastikan mengadakan acara ultah. Lalu tahun 2010 akhir pak Gun "back to campus" di Bulaksumur, jadi saya tidak pernah ikut acara ultah beliau. Hari ini beliau menginjak usia 70 tahun, perayaan ultah via zoom. Ke-70 artinya sudah menjadi professor emeritus.

Perayaan ultah via zoom menjadi ajang doa dan kesan pesan dari para yuniornya. Dari mulai UGM (pak rektor beserta dekan FEB datang), staf di bappenas (kantor pak Gun tahun 1990-2000, eselon 1 dan 2 datang), Staf di setwapres (2000-2004), Kemenko Kesra (2001-2005), dan Kemensos (2006-2010). Saat ini beliau menjadi Sekretaris Dewan Guru Besar UGM, dan ketua beserta anggota DGB juga menyampaikan kesan pesannya.

Selain yunior ada juga senior beliau, karena sampai saat ini pak Gun ketua senat IKAL Lemhanas angkatan X kalau tidak salah, yang anggotanya lebih senior dari pak Gun. Ada juga senior beliau di dunia jurnalistik misalnya pak Bambangwiwoho.

Kalau kesan dari para senior, saat kenal pertama kali dengan pak Gun pasti menyebut nama Prof Mubyarto (almarhum) dan pak Boediono --atau prof Boed, mantan Wapres. Kedua orang tersebut adalah senior pak Gunawan. Bahkan pernah ada cerita, pak Boediono dulu dikenal dengan mobil kijang kotak. Predikat "boediono kijang" (karena ada nama Budiono yang lain di FE ugm) jadi hilang, karena mobil kijang dibeli sama yuniornya. Ya pak Gun itu pembelinya.

Selain itu melekat dari pak Gun adalah ekonomi kerakyatan. Hampir semua yang memberi testimoni menyatakan hal itu. Kesan yang lain, ada yang sempat terharu dan menitikkan air mata, tentang bantuan pak Gun dan nyonya (bu Ninin --selengkapnya bu Ninditowati) saat ada yang kesulitan bayar SPP ketika kuliah. Kedermawanan lain, tidak hanya dalam bentuk bantuan uang, ada yang cerita kalau disamperin kosnya di Jogja menanyakan kabar, ada yang cerita kalau dijemput bu Nin ketika pertama kali datang ke Jakarta.

Ibarat economics (ilmu ekonomi) beliau menguasai jagat cilik sama jagat gedhe. Macro and Micro. Jagat gedhe melalui konsep penanggulangan kemiskinan yang telah banyak dibukukan. Kemudian jagat cilik ada pemberdayaan masyarakat yang dibantunya, minimal orang-orang terdekat yang ditolong ekonominya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN