Mohon tunggu...
Yulistia Maharani Sutisna
Yulistia Maharani Sutisna Mohon Tunggu... Akuntan - Semoga Bermanfaat

Universitas Nusa Putra, Akuntansi 2020

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Kelebihan dan Kekurangan dari Uang Kartal, Uang Giral, dan Uang Kuasi

29 Juni 2021   23:29 Diperbarui: 30 Juni 2021   07:45 7763
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

Uang adalah alat tukar yang bisa digunakan untuk membeli barang atau membayar jasa. Uang merupakan variabel penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat. 

Menurut DH Robertson dalam bukunya Money 1922 mengatakan uang adalah sesuatu yang bisa diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barangbarang, kemudian menurut RG Thomas dalam bukunya Our Modern Banking, mengatakan bahwa uang adalah sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alatpembayaran bagi pembelian barang-barang dan jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran utang, selanjutnya menurut RS. 

Sayers dalam bukunya Modern Banking 1938 mengatakan bahwa uang adalah segala sesuatu yang diterima sebagai pembayar utang. Albert Gailorrt Hart dalam bukunya Money Debt and Economic Activity pada tahun 1950-an mengatakan bahwa uang adalah kekayaan di mana si pemilik dapat melunaskan utangnya dalam jumlah tertentu pada waktu itu juga. 

Rollin G. Thomas dalam bukunya Our Modern Banking and Monetary System 1957 mengatakan bahwa uang adalah segala sesuatu yang siap sedia dan biasanya diterima umum dalam pembayaran pembelian barang-barang, jasa-jasa, dan pembayaran utang.

Uang kartal adalah uang yang terbuat dari kertas dan logam dengan gambar dan cap tertentu dan merupakan alat pembayaran yang sah untuk melakukan kegiatan jual-beli. Uang kartal dapat ditemukan dimana saja uang ini memiliki bentuk dan nominal yang sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Uang kartal memiliki kelebihan yaitu bisa bertransaksi dimana saja kekurangan nya yaitu apabila uang kertas maka akan mudah sobek.

Uang giral adalah uang yang diciptakan oleh bank-bank umum. Uang giral tercipta akibat semakin mendesaknya kebutuhan masyarakat akan adanya sebuah alat tukar yang lebih mudah, praktis dan aman. 

alat tukar yang cenderung lebih praktis jika dibandingkan dengan uang cash. Jenis uang ini tidak hanya bisa dicetak oleh Bank Indonesia saja, tapi juga bisa dicetak oleh bank umum. Jenis uang ini biasanya berbentuk giro, setoran tunai, kartu kredit, wesel, dan masih banyak lagi.

Kelebihan dari uang giral ini adalah tidak perlu repot membawa uang banyak sedangkan kekurangannya penggunaan kartu debit dan kartu kredit tidak dapat dilakukan di toko-toko yang tidak memiliki mesin Electronic Data Capture (EDC). 

Dan yang terakhir adalah uang kuasi merupakan bentuk kekayaan yang dianggap cukup likuid, dalam waktu dekat dan dapat diuangkan di bank. Beberapa contoh uang kuasi antara lain deposito berjangka, tabungan, dan obligasi pemerintah. 

Dalam sistem moneter Indonesia, uang kuasi terdiri dari simpanan berjangka dan tabungan penduduk baik dalam Rupiah maupun valuta asing. Kelebihan dari menggunakan uang kuasi adalah menerima pembayaran jumlah dengan nominal tidak terbatas, memudahkan proses pembayaran karena tidak kesulitan dalam penghitungan uang dan kesalahan jumlah pembayaran akan minim. Sekian penjelasan dari saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan.

Sumber:

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun