Mohon tunggu...
Yuliyanti
Yuliyanti Mohon Tunggu... Wiraswasta - Yuli adja

Yuliyanti adalah seorang Ibu Rumah Tangga memiliki kesibukan mengurus bisnis keluarga, Leader paytren, Leader Treninet. Sebagai penulis pemula telah meloloskan 7 antologi. Penulis bisa ditemui di IG: yuliyanti_leader_paytren Bergabung di Kompasiana 20, Oktober 2020

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Siapkah Menghadapi Hari Tua dengan Status Child Free?

30 Agustus 2021   17:41 Diperbarui: 30 Agustus 2021   21:35 741
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi gambar Kompasiana.com

Topik pilihan admin kali ini menggelitik bukan hanya di laman terkait. Namun, dunia maya pun santer membicarakan tentang konsep Child Free, yang menjadi gunjingan hits. Mungkin di negara-negara Barat menjadi isu yang tidak asing lagi.

Namun, belakangan isu ini cukup ramai menjadi perbincangan masyarakat Indonesia. Terlebih saat banyak figur yang mengakui telah mengadopsi konsep Child Free.


Sejarah Childfree


Dikutip dari Wikipedia, penggunaan istilah Childfree adalah, sebuah keputusan atau pilihan hidup untuk tidak memiliki anak kandung, anak tiri, ataupun anak angkat.

Istilah childfree dibuat dalam bahasa inggris di akhir abab ke 20. St Augustine sebagai penganut kepercayaan Maniisme, percaya bahwa melahirkan anak adalah suatu sikap tidak bermoral. 

Dengan demikian(sesuai sistem kepercayaannya) menjebak jiwa-jiwa dalam tubuh yang tidak kekal.

Pengupayaan pencegahan ini dengan mempraktikkan alat kontrasepsi sistem kalender.


Dalam masalah ini, keputusan untuk tidak punya anak menjadi keputusan bersama yaitu antara suami-isteri serta orang tua dari kedua belah pihak.

Bagi pasangan yang telah menikah, memiliki anak menjadi impian. Kebahagiaan suami istri akan terasa lengkap, jika sosok anak hadir di antara mereka.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun