Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Artikel Utama

Belajar dari Teori Peluang: Selagi Bisa, Lakukan Kebaikan Sebanyak-banyaknya

30 Juli 2021   19:11 Diperbarui: 1 Agustus 2021   19:13 1065
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi ilmu matematika.(esythink.com via edukasi.kompas.com)

Siang itu sepulang sekolah adalah jadwal saya mengajar ekstra olimpiade matematika. Ekstra olimpiade matematika hanya diikuti 10 anak. 

"Hari ini saya tidak melihat Dennis?" Tanya saya ketika melihat siswa saya yang cuma 9.

"Tidak masuk bu, sakit," jawab Mamat.

"Mamat tahu, Dennis sakit apa?" Tanya saya lagi. 

"Sakit panas bu, kemarin kehujanan sepulang sekolah," jawab Mamat. 

Setelah saya menuliskan nama Dennis di jurnal, pelajaran pun saya lanjutkan.

***

"Jika nanti sore ada pertandingan antara Arema dengan kesebelasan lain di stadion Gajayana, berapa peluang stadion Gajayana akan terisi penuh?"

Itu adalah pertanyaan pembuka saya saat akan masuk materi peluang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun