Mohon tunggu...
Yudistira Pratama
Yudistira Pratama Mohon Tunggu... Sang Pemimpi(n)

Tak ada salahnya berbagi pengalaman dan menyumbangkan pemikiran untuk peradaban

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Seluruh Masyarakat Harus Reaktif terhadap Terduga ODP Virus Corona

25 Maret 2020   12:00 Diperbarui: 25 Maret 2020   12:21 93 2 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Seluruh Masyarakat Harus Reaktif terhadap Terduga ODP Virus Corona
Ilustrasi ikhtiar bersama melawan corona|Sumber : Cerdika.com

Bencana Virus Corona (Covid - 19) yang tengah melanda bangsa kita saat ini nampaknya belum juga menemui titik temu kapan akan segera berakhirnya. Jika melihat Trend Nasional kasus warga yang positif covid - 19 di situs resmi pemerintah (covid19.go.id) pada setiap harinya selalu mengalami kenaikan. 

Tercatat tanggal 24 Maret 2020, merupakan tren kenaikan tertinggi dengan penambahan 107 kasus positif warga terjangkit dari berbagai daerah, bahkan terjadi penambahan kasus baru di 2 Provinsi yang sebelumnya berstatus Zona Hijau yakni Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Hati ini rasanya was - was berapa lagi jumlah penambahan kasus yang akan diumumkan oleh pemerintah dan Zona Hijau mana lagi yang akan menjadi merah? (Semoga saja tidak terjadi).

Saat ini kita tidak pernah tahu sudah ada berapa orang yang terjangkit virus covid - 19 tapi masih melenggang bebas kesana kemari karena merasa dirinya masih dalam kondisi fit dan tidak akan menjadi carrier (pembawa) virus covid - 19.

Oleh karenanya penting sekali masyarakat untuk bersikap reaktif dan mengambil peran untuk menekan laju penularan virus covid - 19 di lingkungannya masing - masing.

Bagaimana caranya?

Menurut hemat penulis hal yang paling mudah dan berdampak terhadap usaha menekan laju penularan virus ini selain menjaga daya tahan tubuh dan Social Distancing adalah dengan reaktif dengan setiap warga yang terduga ODP covid - 19. 

Apa itu ODP? dapat dilihat pada infografik berikut :

Infografik ODP (Orang Dalam Pemantauan)|Sumber : Kompas.com
Infografik ODP (Orang Dalam Pemantauan)|Sumber : Kompas.com
Kenapa Harus ODP?

Karena ODP (Orang Dalam Pemantauan) ini tidak/belum menunjukkan gejala sama sekali berupa batuk, pilek, demam atau sakit tenggorokan. Sewaktu - waktu ODP ini bisa saja naik statusnya menjadi PDP, Suspect atau bahkan bisa saja dinyatakan positif terjangkit Virus Covid - 19 ketika sudah keluar hasil uji laboratorium.

Bayangkan ketika seseorang baru saja bepergian ke suatu daerah yang berstatus Zona Merah akibat wabah virus corona atau melakukan kontak dengan orang yang diduga positif covid - 19 tidak melakukan karantina secara mandiri, tentunya akan ada banyak orang yang ikut tertular bila orang dengan status ODP tersebut dikemudian hari dinyatakan positif terjangkit virus covid - 19.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x