Yuana Nurul Setyowati
Yuana Nurul Setyowati

Student of Mass Communication

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Kenali Diri dengan Lingkungan Baru di Dunia Pekerjaan sebagai Fresh Graduated!

7 Desember 2018   17:18 Diperbarui: 8 Desember 2018   02:37 60 0 0

Jakarta - Saat ini banyak sekali masalah yang terjadi dalam bersosialisai dan beradaptasi di lingkungan baru, terutama di kalangan mahasiswa pada saat magang atau bahkan sudah terjun langsung ke dunia pekerjaan yang sebenarnya. Di semua universitas pasti memiliki kegiatan internship mahasiswa atau biasa kita sebut dengan magang. Magang menjadi bagian dari pelatihan kerja dan sangat wajib diikuti mahasiswa apalagi mahasiwa yang sudah di jenjang akhir, sehingga mahasiswa tersebut bisa lebih mempersiapkan diri dalam dunia pekerjaan ketika sudah mendapatkan gelar sarjana dan diwisuda.

Tetapi banyak hal yang dapat menghambat kelancaran para mahasiswa dalam program magang atau sudah terjun di dunia pekerjaan secara langsung. Cultureshock bisa saja menjadi faktor utama yang membuat para mahasiswa merasa tidak nyaman dengan lingkungan baru saat magang. Atau bahkan ada rasa ketidakcocokan dengan partner kerja pada saat melakukan pekerjaan. Sehingga mereka tidak bisa fokus dalam bekerja. Namun sama halnya dengan kurangnya bersosialisasi terhadap lingkungan baru agar bisa beradaptasi secara langsung di lingkungannya. Sebagai orang  baru di lingkungan magang atau pekerjaan kita harus bisa memulai dengan kesadaraan diri dan self control untuk bisa mengenali diri sendiri dalam menyesuaikan lingkungan tersebut dan mengontrol diri untuk bisa menggali lebih dalam lagi keadaan ‘asing’ yang tentunya belum kita ketahui, dimana di lingkungan tersebut pasti memiliki banyak perbedaan dari segi budaya maupun cara bersosialisasinya.

Salah satu mahasiswa membagikan pengalamannya dalam berusaha bersosialisasi dan beradaptasi di lingkungan baru selama ia magang. Muhammad Fariz (20 Tahun), mahasiswa jurusan Marketing Communication di Universitas Bina Nusantara yang saat ini sedang magang di Communication Department Binus University. "Kalau ditanya beradaptasi dan bersosialisasi di tempat baru untuk magang susah atau enggak itu menurut saya gak susah, soalnya gak di tempat magang aja kita bersosialisasi, mau di organisasi, tongkrongan, lingkungan sekitar kita, dll juga harus ada yang namanya bersosialisasi dan beradaptasi kan. Karena beradaptasi dan bersosialisasi itu hal yang harus dan biasa untuk dilakukan" katanya. 

Fariz menyebutkan bahwa banyak sekali keuntungan dan nilai-nilai positif yang di dapatkan dalam bersosialisasi dan beradaptasi di lingkungan baru di tempat magangnya, "Point utama manfaat yang di dapet itusih  menghargai, karena di tempat magang saya dengan beradaptasi dan bersosialisasi kita semua kan harus saling menghargai dari perbedaan pendapat, dan dari situ timbul rasa dihargai dan menghargai orang lain". Fariz juga menambahkan bahwa banyak cara untuk mahasiswa baru seperti mahasiswa fresh graduated untuk bisa beradaptasi dan bersosialisasi secara baik dalam dunia pekerjaan nanti di lingkungan baru. Terkadang banyak fresh graduated yang masih susah untuk beradaptasi di lingkungan kerja barunya untuk memulai pekerjaan di bidang mereka masing-masing. 

"Kita harus bisa kenalin lingkungan baru di dunia magang dan pekerjaan mulai dari sistem perusahaannya seperti apa, orang-orang di perusahaan itu bagaimana, cara berkomunikasinya seperti apa, aturan-aturannya seperti apa. Karena kita tuh gabisa beradaptasi dan bersosialisasi kalo kita gak ngenalin dasar atau struktur di lingkungan baru kita kaya gimana. Dan makanya kita harus bisa nyesuain diri kita dengan merekanya." tambah Fariz yang sudah memulai untuk beradaptasi di lingkungan barunya itu.