Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Freelancer - Content Writer

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Argentina, Bukan Cuma Lionel Messi

4 Desember 2022   13:56 Diperbarui: 4 Desember 2022   14:02 247
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Judul di atas adalah pendapat saya, soal perjalanan Argentina di Piala Dunia 2022. Sebelumnya, tim ini terlihat sangat bergantung pada Lionel Messi, lengkap dengan label sebagai "penerus Maradona".

Jika pemain kidal ini mampu tampil bagus dan bersinar, Argentina adalah tim yang berbahaya. Jika sedang melempem atau absen, lampu kuning di depan mata.

Selama beberapa tahun, Si Kutu hampir selalu jadi andalan dan situasinya stagnan. Tak ada pelatih yang bisa mengubah rumus "oper bola ke Messi dan dia akan menuntaskan semuanya" sampai Lionel Scaloni datang.

Di bawah komando eks pemain West Ham itu, Leo dibuatnya "menua dengan sukses" seperti yang dilakukan sutradara Riri Riza pada Dian Sastrowardoyo di film AADC 2.

Meski masih diandalkan sebagai si nomor punggung 10, sistem yang dibangun Scaloni sukses memberi pemain kelahiran tahun 1987 itu dukungan ekstra. Saat dia mati kutu, ada rekan yang bisa mengisi perannya, seperti sebuah pesawat bermesin cadangan.

Hasilnya, sang kapten terlihat menikmati perannya di Timnas, seiring grafik performa yang tetap oke meski sudah berumur. Trofi Copa America 2021 (lengkap dengan gelar top skor dan pemain terbaik), Finalissima dan Ballon D'Or ketujuh menjadi buah manisnya.

Di Piala Dunia 2022, Messi juga tampil mencorong. Masih dengan peran nomor 10 nya, legenda Barcelona ini mampu menginspirasi tim secara keseluruhan.

Baca juga: Jerman yang Stagnan

Dalam artian, bintang PSG ini tidak hanya berkontribusi lewat torehan 3 gol dan 1 assist nya, tapi juga ikut membantu rekan setimnya bermain baik.

Terbukti, Julian Alvarez yang biasa jadi cadangan Erling Haaland di lini depan Manchester City mampu membuat dua gol, masing-masing ke gawang Polandia dan Australia. Di tengah, Enzo Fernandez dan Alexis MacAllister juga tampil cukup baik.

Hasilnya, Albiceleste tetap mampu meraih hasil positif, sekalipun sang megabintang tidak dalam performa terbaik. Terbukti, mereka mampu mengalahkan Polandia 2-0, sekalipun Messi gagal mengeksekusi penalti.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun