Mohon tunggu...
Yose Revela
Yose Revela Mohon Tunggu... Freelancer - Freelance

YNWA. Wonosobo, 14 Juli 1992 yoserevela@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Sinyal Bahaya Liverpool

23 Agustus 2022   11:51 Diperbarui: 23 Agustus 2022   11:54 202
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Bahaya. Inilah satu kata kesimpulan yang muncul, seiring kekalahan 1-2 Liverpool atas Manchester United, Rabu, (23/8, dinihari WIB). Tentu saja, ini adalah bahaya dalam arti negatif. Khususnya,  setelah tim kesayangan Kopites ini meraih trofi Community Shield, akhir Juli lalu.

Disebut demikian, karena hasil ini membuat The Reds masih belum bisa meraih poin penuh di tiga laga awal Liga Inggris musim 2022/2023. Sebelumnya,  sepasang hasil imbang diraih kala menghadapi Fulham dan Crystal Palace.

Sementara itu, kekalahan di Old Trafford juga menunjukkan, seberapa parah masalah cedera di lini tengah. Maklum, dalam laga ini, anak asuh Juergen Klopp tampil dengan komposisi gelandang cukup seadanya.

Tidak ada Thiago yang cedera, Fabinho dirotasi, sementara Naby Keita tidak fit. Alhasil, lini tengah tim tampak serba seadanya, karena dua pemain senior, yakni Jordan Henderson dan James Milner hanya ditopang Harvey Elliott yang masih minim pengalaman di laga besar.

Kreativitas ada, tapi masih cenderung monoton dan lambat panas, kontrol permainan ada, tapi rawan kena serangan balik. Masalah inilah yang benar-benar jadi makanan empuk anak asuh Erik Ten Hag.

Dengan kombinasi pressing ketat dan serangan balik cepat, Liverpool sukses dibuat kelabakan. Strategi ini berbuah manis, karena gol-gol yang ditunggu datang pada saat yang tepat.

Dimulai dari gol Jadon Sancho di menit ke-16 yang sukses mendongkrak kepercayaan diri tim, Setan Merah akhirnya bisa mengontrol situasi, setelah Marcus Rashford menjebol gawang Alisson di menit-menit awal babak kedua.

Liverpool sendiri "menyempurnakan" kekacauan mereka di Teater Impian, dengan respon terlambat. Fabinho baru masuk jelang setengah jam terakhir waktu normal, dan mampu membuat lini tengah lebih stabil.

Gol balasan memang akhirnya datang di menit ke 81, lewat aksi Mohamed Salah, tapi semua sudah terlambat. Selain masih belum meraih poin penuh, The Reds melengkapi start jeblok di awal musim dengan sepasang catatan minor: selalu kebobolan, dan belum pernah memimpin lebih dulu di pertandingan.

Di luar masalah lini tengah, komposisi tim The Kop juga tampak compang-camping akibat masalah absensi pemain. Celakanya,   ini juga terjadi di lini belakang dan depan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun