Mohon tunggu...
Yosh Widyawan
Yosh Widyawan Mohon Tunggu...

☕Nikmati rasa, kata dan makna📝

Selanjutnya

Tutup

Humor

Risiko Guru Ganteng

7 Juni 2020   04:03 Diperbarui: 7 Juni 2020   04:01 99 16 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Risiko Guru Ganteng
Ilustrasi:www.pixabay.com

"Mohon perhatian Bapak Ibu, tolong semua tetap mengikuti protokol kesehatan ya!", Kata Pak Toni agak meninggikan suaranya.

Pagi itu, Pak Toni bertugas menyambut para orang tua calon siswa baru di halaman sekolah SD Sukaceria. Sebagai guru baru yang masih muda, ia terlihat sehat penuh energi, ganteng menarik dan jomblo pula. Maka di masa pandemi Corona, menjadi garda terdepan menghadapi para tamu yang datang ke sekolah yang melakukan registrasi ulang siswa baru.

"Bapak Ibu mohon tetap dipantau puta-putrinya. Silakan bergantian cuci tangan yang benar memakai sabun di tempat yang telah disediakan!", teriak Pak Toni menghimbau.

Dengan memakai atribut lengkap APD (Alat Perlindungan Diri), Pak Toni bak seorang tentara yang siap berperang. Semua dipakai, dari pelindung wajah, masker, sarung tangan hingga membawa thermometer tembak.

Di seberang sana ada kumpulan ibu-ibu yang memantau anak-anaknya berbaris antri untuk diperiksa suhu tubuhnya. Rupanya ada obrolan canda di antara mereka meski tetap jaga jarak aman.

"Eh,, liat Pak guru muda itu, ganteng lho. Sayangnya wajahnya tertutup masker,, hiks,,hiks..",bisik salah satu ibu-ibu itu.

 "Ah, masa sih? Jadi kebayang 'Drakor' kemarin, ceritanya kan tentang pak guru.. hahaha" sahut yang lain.

Selang berapa waktu kemudian, giliran ibu-ibu penyuka Drama Korea tadi mendekati Pak Toni untuk periksa suhu tubuh.

"Selamat pagi ibu, sehat ya saat ini?", tanya Pak Toni

"Selamat pagi juga, pak guru. Oh, tentu sehat sekali dong", jawab ibu itu.

"Baiklah, saya tembak dulu ya Bu?!", sambung Pak Toni sembari hendak mengarahkan thermometer tembak.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x