Mohon tunggu...
Muhammad Yusuf Ismail
Muhammad Yusuf Ismail Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Sosialisator Penggerak Literasi Nasional 2022

Menulis itu ibarat makanan yang terserap dalam tubuh dan menjadi energi yang dahsyat dalam bertindak, Jangan ragu-ragu untuk memberikan yang terbaik. __Tulisan mempunyai hak cipta__ Contact : 085362197826 FB : Muhammad Yusuf Ismail Ar-Rasyidi Tweeter : @ismayusuf Email : Ismailyusuf8@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Suara Burung Malam

17 November 2022   20:39 Diperbarui: 17 November 2022   20:52 42
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Gambar | widiarahma.wordpress.com

Suara burung malam
Memecahkan kesunyian
Menggema dalam kegelapan
Bersahut-sahutan

Alam memberikan berjuta makna
Mengajarkan tentang hikmahnya
Menuntun pada kesyukuran
Tiada pernah berdusta

Manusia saja yang picik
Menumpas alam
Demi siulan fatamorgana
Paru alam di hancurkan, tinggal duka nestapa.

Katanya demi pembangunan
Dengan menghancurkan "bangunan alam" lainnya.
Rumah pada burung tiada lagi, hanya tinggal abu nestapa

Kejam, serakah...
Alam bergolak sanak kau juga yang celaka
Longsor jadi sarapan, bandang bagai minuman kopi seduh di pagi hari.

Tuhan hancurkan mereka
Yang serakah pada dunia
Menghancurkan hak makhluk mu yang lainnya.
Aku tiada berdaya
Hanya setitik debu jalanan.

Muhammad Yusuf Ismail
Blangpidie, 17/11/2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun