Yosephin HPsb
Yosephin HPsb

Mahasiswa Ilmu Komunikasi dengan Konsentrasi Jurnalistik & Industri Media di Unika Soegijapranata Semarang.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Hindari Kebiasaan "Jelek" ini saat Sarapan

14 Maret 2018   09:46 Diperbarui: 14 Maret 2018   10:02 205 0 0
Hindari Kebiasaan "Jelek" ini saat Sarapan
Foto: www.sehatfresh.com

Apakah Anda sudah sarapan? Jangan pernah melupakan proses mengisi perut di pagi hari ini ya. Sarapan dikatakan sebagai amunisi manusia untuk dapat beraktivitas sepanjang hari. Jika Anda melewatkannya, yakinlah pada saat bekerja maupun belajar akan susah untuk berkonsentrasi. Hal ini terjadi karena energi (glukosa dan glikogen) yang menjadi bahan bakar utama yang dibutuhkan otak tidak diisi lagi.

Selain membantu aktivasi otak, sarapan juga dapat mengaktifkan metabolisme tubuh. Jika Anda sedang dalam masa diet, jangan takut. Sarapan dipercaya dapat menurunkan berat badan juga loh. Ya, banyak sekali manfaat kesehatan dari kegiatan mengisi perut di pagi hari ini. Dengan rutin sarapan pagi, Anda juga bisa mencegah terjadinya penyakit diabetes.

Mungkin selama ini Anda melewatkan sarapan karena terburu-buru atau tidak sempat. Alhasil, tindakan seperti ini dapat menganggu metabolisme dan aktivitas Anda. Alasan sedang diet sering dikatakan seseorang untuk menghindari sarapan. Nyatanya, persepsi seperti ini malah membuat berat badan menjadi tidak seimbang akibat asupan makan yang ditekan saat siang dan malam hari. 

Berikut ini ada empat kebiasaan kurang baik yang harus segera Anda tinggalkan.

Menghindari Sarapan = Menghindari Kalori

Kebiasaan ini pasti sering diabaikan oleh pelaku program diet. Anda yang menjalani program diet pasti akan menekan konsumsi kalori seperti karbohidrat dan protein. Ternyata hal ini tidaklah benar. Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, tidak sarapan membuat otak menjadi tidak fokus. Selain itu ketika melihat makanan, pasti Anda akan merasakan 'lapar mata' dimana ingin membeli dan memakan semuanya. Jika Anda melakukan hal ini, yang ada berat badan naik bukan turun lagi. Cobalah untuk sarapan dengan menyediakan makanan instan seperti roti atau biskuit.

Menaikkan Jumlah Kalori untuk Energi

Anda menghindari nasi lalu menggantinya dengan kue dan teh manis? Jika iya, hentikan kebiasaan Anda ini. American Heart Association mengatakan seseorang konsumsi gula maksimal 24 gram gula atau setara 6 sendok teh. Cobalah untuk memakan oatmeal dicampur sedikit cokelat hitam untuk menekan jumlah konsumsi gula di pagi hari. Bisa juga menggantinya dengan konsumsi smoothie dari buah-buahan yang lebih sehat karena dari gula alami.

Foto: www.nationalgeographic.co.id
Foto: www.nationalgeographic.co.id
Melupakan Buah dan Sayur saat Sarapan

Sangat tepat jika Anda sudah rutin sarapan. Tetapi, sarapan akan lebih lengkap dan sehat jika Anda juga konsumsi buah dan sayur. Dilansir dari CNNIndonesia, buah dan sayur menyimpan gula alami dan kaya akan serat yang mampu melancarkan pencernaan. Selain itu, buah dan sayur juga mampu mengembalikan cairan tubuh sehabis tidur.

Porsi sarapan yang irit

Biasanya jika sudah terburu-buru ke kampus atau ke kantor, Anda akan makan sesedikit mungkin. Biasanya makan nasi dengan telur atau mie goreng saja. Penelitian menyatakan bahwa kalori yang lebih banyak saat sarapan dan sedikit saat makan malam dapat menurunkan besar lingkar pinggan mereka. Untuk itu, perkaya asupan protein, lemak dan karbohidrat yang baik saat sarapan.

Yuk, mulai sekarang ubah kebiasaan Anda saat sarapan pagi. Percayalah, sarapan sangat mendukung untuk memulai dan menjalani aktivitas sehari-hari.

Semoga bermanfaat ya