Mohon tunggu...
Yosef MLHello
Yosef MLHello Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Sekretaris Umum Pusat Pastoral Keuskupan Atambua, Dosen Tidak Tetap pada STP St. Petrus Keuskupan Atambua

Menulis adalah upaya untuk meninggalkan jejak. Tanpa menulis kita kehilangan jejak

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Inilah Cara Keluarga Kami Menyiapkan dan Mengonsumsi Obat

20 Mei 2022   23:20 Diperbarui: 21 Mei 2022   12:24 630 18 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
ilustrasi (shutterstock via KOMPAS.com)

Para sabahat Kompasianer yang terkasih. Setiap orang punya kebiasaannya tersendiri, termasuk dalam hal mengurus obat dan kesehatannya. Kata orang lebih baik mencegah daripada mengobati.

Betul juga bahwa setiap orang menghendaki agar selalu sehat. Tidak ada seorang pun yang mau supaya sakit atau anggota keluarganya sakit. 

Kata orang juga, penyakit itu gampang masuk ke dalam tubuh seseorang, tetapi ia sulit untuk keluar.

Sifat dan daya tahan tubuh tiap manusia berbeda-beda. Ada yang tahan terhadap penyakit, ada pula yang tidak tahan. Oleh karena itu, sangat dianjurkan agar menjaga kesehatan tubuh dan pola hidup yang benar pada saat masih usia muda.

Saya akan membagikan bagaimana cara keluarga kami menyiapkan obat baik sebelum maupun ketika sakit.  Ada beberapa cara sederhana yang kami lakukan.

Pertama, selalu tersedia tanaman obat keluarga (TOGA) berupa kumis kucing, jeruk nipis, jahe merah, kunyit, jambu biji dan tanaman daun Afrika.

Setiap kali pulang dari perjalanan atau badan kurang fit,ibu selalu menyediakan wedang jahe.  Setelah meminum satu gelas wedang jahe, bagus langsung segar.

Atau kalau merasa sakit pinggang, ibu langsung mengambil beberapa genggam daun kumis kucing, merebus dan mengajak kami minum bersama.

Bila peruk mules atau sakit perut, sebelum meminum obat, sudah pasti terlebih dahulu mengunyah daun atau tunas jambu biji.

Demikian pun dengan daun Afrika yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Itulah cara pertama kami sekeluarga menyiapkan obat untuk keluarga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kesehatan Selengkapnya
Lihat Kesehatan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan