Mohon tunggu...
Yosef MLHello
Yosef MLHello Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Bapak Keluarga yang setia. Tinggal di Atambua, perbatasan RI-RDTL

Menulis adalah upaya untuk meninggalkan jejak. Tanpa menulis kita kehilangan jejak

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Tanggal Tua, Tutup dan Gali Lubang

9 Oktober 2021   09:13 Diperbarui: 9 Oktober 2021   09:24 115
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Life hack. Sumber ilustrasi: PEXELS/SeaReeds

Menarik bahwa Kompasiana mengangkat sebuah tema aktual "Kelola Uang di Tanggal Tua" untuk nimbrung bersama. Gampang-gampang sulit memang mengelola uang pada akhir bulan atau pada tanggal tua. Banyak kali ketika orang menawarkan sesuatu untuk dibeli pada menjelang akhir bulan, orang spontan menjawab, "Maaf, lagi tanggal tua ni, kantong kering!" 

Ilmu ekonomi mengajarkan kita untuk berhemat dan cakap mengatur keuangan. Sebagai anggota Koperasi Kredit atau lebih dikenal dengan "Credit Union", setiap anggota dilatih untuk memahami pembukuan dasar supaya anggota lebih cakap membuat ABK alias Anggaran Belanja Keluarga. 

Pada awal-awal memang banyak anggota yang berusaha mempraktekkan ilmu tata kelola keuangan keluarga yang diperoleh melalui pelatihan itu. Namun lama-lama, sebagian besar orang tidak lagi melakukannya dengan berbagai alasan. Salah satunya adalah uang tidak cukup untuk dibagi dalam pos-pos pengeluaran. Sebab, bayangkan saja, hanya satu kali pemasukan melalui gaji, tetapi pengeluaran berkali-kali selama 30/31 hari.

Sebagai karyawan swasta, kami selalu sharing pengalaman pengelolaan keuangan keluarga bersama teman-teman. Dari sharing pengalaman itu, kami menyimpulkan bahwa ternyata tidak mudah mengelola keuangan keluarga pada akhir bulan. Ada suatu prinsip yang dipraktekkan di kantor swasta yaitu "kerja dulu baru makan!" artinya untuk makan orang harus bekerja keras., maka gaji baru diterima setelah menyelesaikan pekerjaan. Gaji diterima pada akhir bulan.

Hal ini tentu bukan tanpa persoalan. Menerima gaji pada akhir bulan itu sangat membutuhkan kebijaksanaan untuk mengaturnya. karena itu banyak orang mengatakan, ketika menerima gaji atau honor pada akhir bulan, orang hanya melakukan dua aktus ini. Tutup lubang, yaitu kesempatan untuk membayar bon atau utang yang telah dilakukan sejak awal bulan. Dan setelah menutup lubang yang hasilnya bisa impas, bisa juga nombok, mau tidak mau harus buka lagi lubang atau hutang yang baru. Sekali lagi dengan harapan, kalau bisa pada akhir bulan masih bisa bernafas legah. OMG!

Mengingat betapa sulitnya mengelola uang pada tanggal tua atau akhir bulan, maka setiap keluarga atau rumah tangga mesti bijaksana dalam mengaturnya. 

Credit Union Kasih Sejahtera Atambua selalu mengadakan pelatihan pendidikan dasar kepada anggota-anggotanya untuk faham mengelola keuangan keluarga, membuat ABK dan supaya dengan itu dapat menabung demi masa depan keluarga. Dalam pelatihan itu dikemukakan tips-tips yang mesti dipraktekkan oleh para anggota. Berikut ini dikemukakan beberapa tips dalam mengelola keuangan keluarga, terutama pada tanggal tua atau akhir bulan:

1.   Selalu berpikir positif (Possitive thinking) dan percaya diri.  Sikap percaya diri dan berpikir positif akan memengaruhi sikap kita menanggapi setiap kejadian secara positif, termasuk keadaan keuangan kita pada tanggal tua atau akhir bulan. "Sikap anda terhadap kehidupan, sangat memengaruhi kehidupan terhadap anda. Bagaimana anda berpikir sangat memengaruhi perilaku selama menjalani proses kehidupan" (John Maxwel).

2. Mencatat semua pengeluaran keuangan keluarga. Pencatatan itu penting sebagai langkah pertama dalam mengendalikan keuangan anda. Pencatatan itu dibuat dalam periode satu bulanan.

3. Membuat Rencana Anggaran dan Belanja Keluarga (RABK). Pentingnya membuat anggaran belanja untuk mencocokkan antara penghasilan dan pengeluaran dalam satu bulan.

4.  Membagikan pos-pos pengeluaran keuangan yang tetap selama satu bulan. Sikap yang paling bijaksana setalh membuat RABK adalah membagi pos-pos pengeluaran yang tetap menurut skala prioritas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun