Mohon tunggu...
YosArianda
YosArianda Mohon Tunggu... Pelaut - Petani

Terlahir dari tangisan

Selanjutnya

Tutup

Novel

03 Desember 2021

3 Desember 2021   05:30 Diperbarui: 3 Desember 2021   05:32 101 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Dhon Jean Ernesto hari ini 03 Desember 2021. Hari ini ulang tahunmu yang pertama semoga semesta selalu memberimu kesehatan untuk melewati hari-hari kedepan.

Untuk memperingati hari ulang tahun mu, tulisan kecil ini saya buatkan untuk mu, sebenarnya saya adalah orang yang jarang sekali merayakan ulang tahun, semenjak kecil Opa dan Oma mu tidak perna merayakan hal ini, setiap kali saya dan saudari-saudari lain menemui hari ulang tahun, kami hanya bisa berdoa dan saling bercerita tentang masa-masa kecil kami, hal inilah yang membuat kami tidak terbiasa merayakan ulang tahun dengan pesta atau bahkan potong kue ulang tahun.

Selain itu ada hal lain kenapa saya tidak suka merayakan hari ulang tahun atau memberi selamat jika ada keluarga, teman saudara atau orang tua, sangat jarang, karena bagi saya merayakan ulang tahun sama halnya kita menyetujui waktu mengambil sisa umur kita di bumi dan bagi saya itu hal yang menakutkan bagi orang-orang yang mengasihi saya. Semoga di dewasa nanti kamu juga punya pemahaman tentang apa itu perayaan ulang tahun refleksikanlah dengan orang-orang yang kamu kasihi.

Ada banyak kisah tentang kamu, sebelum saya menulis beberapa hal penting yang terjadi dalam satu tahun ini, kamu harus tahu kenapa kamu saya memberi nama Dhon Jean Ernesto, nama yang saya berikan pada mu ini telah banyak orang yang menanyakan arti nama itu, karena kebiasaan kita adalah selalu memberi nama dan nama itu haruslah mengandung arti tertentu, impian, cita-cita, harapan dari orangtua keluarga dan dari sang pemberi nama itu sendiri, itulah kenapa Opa Oma dan Moyangmu selalu menanyakan pada saya arti dari nama mu itu. Sekarang kamu harus tahu bahwa nama Dhon Jean Ernesto yang diberikan padamu sebenarnya tidak menggandung impian cita-cita atau bahkan harapan, itu karena saya tidak ingin membebani mu dalam sebuah nama sedangkan kamu belum tahu dan belum mengerti apa-apa. 

Jadilah dewasa dan kenali dirimu sendiri kejarlah impian cita-citamu, Bagi saya sebuah nama hanya akan berarti jika pemilik nama itu memperlihatkan arti dirinya sendiri dengan impian harapan dan cita-citanya sendiri, sedangkan menanamkan impian cita-cita kita pada nama yang kita berikan pada anak kita hanya akan membebaninya dan akan membuatnya menjadi orang yang bukan dirinya sendiri.

Ini sebagian kecil tentang namamu itu, seperti yang sudah saya janjikan di ulang tahun mu, saya akan menuliskan kejadian-kejadian penting selama satu tahun mulai dari kamu lahir hingga pada hari ini kamu berusia satu tahun biarlah kamu dapat memahami kondisi-kondisi ini ketika dewasa.

Opa dan Oma mu mungkin akan menceritakan banyak hal pada kamu tapi kamu juga harus rajin membaca lalu belajarlah menulis. Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian." Ini kata sastrawan Pramoedya Ananta Toer.

Baiklah anakku, di dalam kejadian satu tahun kelahiranmu yang pertama, ibumu dan tanta-tanta mu adalah orang yang paling sering bersamamu juga opa dan omamu. Kamu juga sering di bawah oleh mereka ke rumah moyang mu untuk menginap beberapa malam juga berkunjung ke rumah omamu yang lain adik dari opa, keluarga mu sangat mencintaimu dewasalah dan perhatikanlah mereka dengan apa yang kamu punya dan apa yang kamu bisa.

Kedua, kamu hidup dari kelurga petani moyangmu petani opamu petani dan saya juga adalah petani, sedikit sejarah tentang pertanian, pertanian dimulai dari zaman manusia hidup berpindah-pindah karena bergantung pada alam, manusia berburu zaman ini disebut (nomaden) dengan memanfaatkan alat-alat primitif untuk bisa menyambung hidup, ketika perempuan dan laki-laki bersama membangun cinta berhubungan badan lalu perempuan hamil dan melahirkan maka terbentuklah zaman dimana manusia tidak lagi hidup berpindah-pindah tetapi harus menetap, ini di karenakan perempuan tidak bisa berjalan, berlari dalam keadaan hamil dan ini bukanlah suatu kelemahan melainkan suatu anugerah bagi kaum perempuan karena dari merekalah peradaban dunia dimulai.

Dari hasil menetap itulah hanya laki-laki yang pergi untuk berburuh sedangkan perempuan di rumah dan karena kehidupan yang menetap itulah perempuanlah yang lebih dahulu memulai hal bercocok tanam untuk bisa makan selain dari hasil buruan laki-laki, kondisi kebutuhan dalam kandungan perempuan itulah yang menuntun perempuan berpikir  memanfaatkan tanah untuk di tanami. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Novel Selengkapnya
Lihat Novel Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan