Yonathan Christanto
Yonathan Christanto karyawan swasta

Penikmat musik, Film dan Kuliner. Mostly write about movies and entertainment

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Sultan Agung" di Tengah Gemerlap "Si Doel" dan "Wiro Sableng"

8 Agustus 2018   16:21 Diperbarui: 9 Agustus 2018   04:19 1326 7 5
"Sultan Agung" di Tengah Gemerlap "Si Doel" dan "Wiro Sableng"
glitzmedia.co

Coba lihatlah isi lini masa media sosial anda. Saat ini, lini masa media sosial dipenuhi oleh topik dua film fenomenal Indonesia yang saat ini sedang tayang dan akan tayang. Ya, apalagi kalau bukan Si Doel the Movie dan Wiro Sableng. Apalagi jika anda masih aktif main twitter, dua topik film tersebut masih mendominasi lini masa twitter di Indonesia.

Jika Wiro Sableng menjadi topik hangat karena rasa penasaran yang tinggi akan film aksi kelas dunia dari Indonesia yang juga menggandeng 20th Century Fox sebagai distributornya, Si Doel menjadi topik hangat karena filmnya mampu memberikan atmosfer nostalgia bagi tiap penonton. 

Tak hanya itu, film yang digadang-gadang akan tembus 3 juta penonton tersebut juga memiliki banyak review positif. Tidak hanya dari media arus utama, berbagai kanal blog kritik film juga membanjiri film ini dengan review yang aduhai, tak terkecuali di Kompasiana ini. 

Coba saja lihat topik Si Doel, masih hangat dibicarakan dan seru untuk dibaca dan diikuti tulisan-tulisan dari teman-teman kompasianer sampai saat ini.

Namun dibalik gemerlapnya antusiasme penonton terhadap dua film tersebut, sebenarnya akan hadir satu film lagi yang juga tak boleh dilewatkan. Film yang bertema kolosal dan mengangkat sejarah Sultan Agung dari kerajaan Mataram dalam melawan VOC tersebut berjudul Sultan Agung

Namun sayangnya, kehadiran film ini nampak kalah populer dibanding Si Doel dan Wiro Sableng. Trailer yang baru dirilis pun nampaknya kurang mendapat sambutan yang meriah layaknya bang Doel dan Kang Wiro. Bahkan mungkin, ada teman-teman kompasianer yang belum melihat trailer nya? Hayo, coba ngaku siapa yang belum lihat?

viva.co.id
viva.co.id
Padahal, film ini digadang-gadang menjadi film kolosal terbaik dan menjadi film pembuktian bagi Hanung Bramantyo setelah sebelumnya dianggap gagal total dalam menggarap film Benyamin S. Meskipun setelah itu ada film The Gift yang juga mendapat kritik positif dari penonton maupun kritikus film, sejatinya film "Sultan Agung" inilah yang menjadi sarana bagi Hanung untuk "menebus dosanya" kala menggarap film alm. Benyamin S. yang lalu.

Sebenarnya ada beberapa faktor dan hal lain yang menarik untuk dibahas terkait redupnya sinar sang Sultan jelang perilisan filmnya kelak. Untuk itu, saya akan coba bahas pada tulisan ini. Yuk, mari..

Si Doel Terlalu Fenomenal 

Alinea.id
Alinea.id
Tidak bisa dipungkiri, kembalinya Bang Doel di layar lebar seakan mengobati rindu penonton lawas yang menikmati serialnya di stasiun televisi bertahun-tahun silam. Kemasan cerita yang lebih modern juga nyatanya bisa diterima dengan baik oleh generasi milenial. Jadi singkatnya, film ini mampu diterima berbagai kalangan usia. Terbukti, 6 hari penayangannya sudah mencapai 900 ribuan penonton. Tinggal tunggu saja pengumuman hari ini atau besok, 1 juta penonton pasti terlampaui. Luar biasa.

Untuk itulah, tidak heran jika tulisan dan pembahasan mengenai film Si Doel masih menggema dimana-mana. Sama seperti Dilan, film Doel ini selalu seru untuk dibicarakan dan dibahas karena sama-sama memiliki tema masa lalu atau nostalgia. Jika Doel karena nostalgia film serialnya, Dilan merupakan representasi dari kenangan masa lalu generasi yang tumbuh remaja di era 90'an.

entertainment.kompas.com
entertainment.kompas.com
Lalu apa efeknya bagi Sultan Agung? Ya tentu saja, berita dan euforia peluncuran trailer nya juga jadi ikut tenggelam dalam lebatnya kumis bang Doel. Eh, maksudnya dalam lebatnya tulisan review Si Doel dari berbagai media diluar sana.

Wiro Sableng yang Pandai Jaga Momentum

twitter lifelike pictures @lifelikepctrs
twitter lifelike pictures @lifelikepctrs

Berbeda dari Si Doel yang memang sedang tayang, Wiro Sableng yang baru akan tayang akhir bulan ini sangat pandai menjaga momentum hingga hari H peluncurannya kelak. Sehingga meskipun Doel sedang ramai dibahas, animo masyarakat terhadap film ini belum meredup sampai saat ini.

Dari mulai peluncuran teaser hingga official trailer nya Wiro Sableng, sampai deretan poster karakter yang diluncurkan secara bertahap, tentunya semakin membuat rasa penasaran orang-orang semakin tinggi. Bahkan yang terbaru, Wiro Sableng melakukan cross promotion dengan Kit Kat, untuk menghasilkan kemasan coklat yang menarik.

Instagram @wirosablengofficial
Instagram @wirosablengofficial
Coba saja tanyakan ke orang-orang terdekat anda, film apa yang mereka tunggu di bulan ini. Pasti jawabannya lebih dominan Wiro Sableng dibanding Sultan Agung. Karena kita tahu, woro-woro kang Wiro memang dibuat sedemikian rupa agar penonton tetap keep in touch dengan film tersebut.

Lalu Sultan Agung? Ya tenggelam lagi di kumisnya Bang Doel.

Loh kok kumis Bang Doel lagi ya? Kapak Kang Wiro maksudnya. Maaf Bang Doel.

Tanggal Tayang yang Tanggung

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3