Mohon tunggu...
Yogi Renanda Prayogo
Yogi Renanda Prayogo Mohon Tunggu... Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

“Injustice anywhere is a threat to justice everywhere.” — Martin Luther King Jr.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 sebagai Jawaban KKN di Era Pandemi Covid-19

4 Juli 2020   12:41 Diperbarui: 4 Juli 2020   12:52 68 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 sebagai Jawaban KKN di Era Pandemi Covid-19
Peserta KKN UNS Covid-19, Yogi Renanda Prayogo, melakukan edukasi dan penyerahan masker kepada warga Pedukuhan VII Tayuban, Panjatan, Kulon Progo.|dok


WATES- Univeristas Sebelas Maret Surakarta atau UNS Solo menanggapi cepat permasalahan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di era pandemi Covid-19 dengan menerapkan kebijakan mengganti KKN secara berkelompok ke daerah tertinggal menjadi KKN secara individu di masing-masing daerah mahasiswa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selain sebagai kegiatan pengganti KKN Reguler, KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 juga merupakan peran serta UNS Solo sebagai usaha dalam menjawab permasalahan yang ada dalam masyarakat pada masa pandemi Covid-19 serta dalam usaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari lingkup terkecil yaitu lingkungan RT atau RW.

KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 ini dilaksanakan dengan metode daring melalui media sosial dan metode luring dengan memperhatikan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Sehingga KKN gaya baru yang diusung UNS Solo ini dapat menjadi jawaban atas permasalahan terkait pelaksanaan KKN pada masa pandemi Covid-19 dan dapat menjamin keamanan mahasiswanya dari wabah virus Covid-19.

Yogi Renanda Prayogo merupakan mahasiswa Univeristas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang sedang melaksanakan kegiatan KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 yang berlokasi rumahnya, Pedukuhan VII Tayuban, Panjatan, Kulon Progo. Kegiatan KKN yang ia laksanakan bertemakan Supporting Pemahaman Masyarakat terhadap Covid-19. Menurutnya dengan tema tersebut dapat bermanfaat secara efektif bagi masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.

Melalui bimbingan Prof. Dr. Okid Parama Astirin, M.S.i., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) terdapat berbagai macam program kerja yang diusung dalam kegiatan KKN ini. Salah satunya dengan program edukasi dengan infografik yang dilaksanakan dengan sistem daring melalui media sosial Instagram @yogirenanda dan Whatsapp. Selain dengan infografik juga melalui media video animasi tentang edukasi yang bekaitan dengan Covid-19.

"Jadi target program KKN saya tidak hanya membantu masyarakat dengan pengadaan barang saja tetapi juga harus ada unsur edukasi agar masyarakat tidak cuma terfasilitasi tetapi juga mengerti dan paham terkait penanganan dan bahaya Covid-19" tutur Yogi Renanada Prayogo, mahasiswa Fakultas Hukum ini yang menjalankan KKN mulai dari tanggal 15 Mei 2020 hingga 30 Juni 2020.

Selain program kerja dengan memanfaatkan media sosial, ia juga menerapkan program kerja dengan metode terjun langsung ke masyarakat namun dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ada. Diantaranya yaitu dengan edukasi masyarakat melalui media spanduk yang dipasang di Masjid dan di tepi jalan mengenai cara penanggulangan Covid-19 dan PHBS. Selain itu menanggapi permasalahan tentang penggalakan gerakan cuci tangan dan penggunaan masker di lingkup desa, Yogi juga mengadakan program penyediaan Hand Sanitizer dan cara mencuci tangan yang benar sesuai petunjuk WHO yang dipasang di Masjid, Pos Ronda dan tempat rapat di pedukuhannya. Selain itu, melalui kegiatan pembagian masker kain serta edukasi mengenai masker juga dilakukan untuk mewujudnya kawasan wajib pakai masker dan cuci tangan. Sehingga dari kegiatan tersebut diharapkan masyarakat Pedukuhan VII Tayuban juga dapat berperan dalam menekan persebaran Covid-19 melalui sarana dan edukasi yang telah diberikan.

Menanggapi kegiatan KKN tersebut, mendapat respon dan dukungan yang positif dari warga maupun RT setempat, Yogi menuturkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan KKN yang ia lakukan mendapat dukungan dan sambutan yang baik dari masyarakat. "Saya atas nama warga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari KKN UNS yang telah membantu masyarakat desa Tayuban ini, menurut saya KKN Covid-19 ini juga tepat sasaran" tutur Bapak Suparno selaku Ketua RT 025 Pedukuhan VII Tayuban.

"Jadi menurut saya masih banyak hal yang bisa kita lakukan dan pedulikan di masa pandemi Covid-19 ini. Menjaga diri sendiri saja belum cukup tetapi juga harus menumbuhkan kepedulian pada masyarakat sekitar menegenai apa yang mereka butuhkan. Menurut saya KKN UNS Tanggap Wabah Covid-19 ini jadi program yang tepat menanggapi kebutuhan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 ini" tutup Yogi.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x