Mohon tunggu...
Gus Pras
Gus Pras Mohon Tunggu... Pengasuh Organisasi Sastra

Lahir, belajar, dan mengabdi di lingkungan pesantren

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Ketika Jiwa Melangkah (Bagian 16)

23 April 2021   17:09 Diperbarui: 23 April 2021   17:12 33 9 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ketika Jiwa Melangkah (Bagian 16)
Dokumen Gus Pras (Canva)

Ketika Jiwa Melangkah (Bagian 16)

Pikiran adalah pembuka jalan mengenal Tuhan. Ia bisa mengantarkan raja menuju singgasana. Ia juga bisa menjerumuskan manusia melebihi kejamnya raksasa.

Kata dan ucapan adalah kekuatan bak pedang. Ia bisa mengantarkan rakyat jelata menuju takhta. Ia juga bisa menjerumuskan manusia melebihi ganasnya api yang membara.

Namun, ketika jiwa melangkah, pikiran hanya tinggal kenangan. Adapun kata dan ucapan akan diminta pertanggungjawaban. Maka, Oh Tuhan... maafkan segala khilaf pikiran dan lisan.

(Puisi Gus Pras, Ramadan 1442 H)

VIDEO PILIHAN