Mohon tunggu...
Gus Pras
Gus Pras Mohon Tunggu... Pengasuh Organisasi Sastra

Penulis Buku Antologi Puisi Kepada Toean Dekker (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, 2018), Modul Pembinaan Siswa Menuju Sukses Ujian Nasional Bahasa Indonesia (MTsN 1 Kota Malang, 2018), Mozaik Kenangan Kota Malang (Perpustakaan Umum Kota Malang, 2019), Retrospeksi Sumir (J-Maestro, 2020), Antologi Kalimats Koma (Guepedia, 2020), dan Semesta Sang Guru (YPTD, 2021).

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Menanggapi Drama Singkat: Terpuruk di UK

8 Maret 2021   07:27 Diperbarui: 8 Maret 2021   07:50 499 15 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menanggapi Drama Singkat: Terpuruk di UK
Canva/Yoga Prasetya

Menanggapi Drama Singkat: Terpuruk di UK

Tulisan kali ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya tentang manfaat belajar drama dan unsur-unsur drama. Harapannya, setelah membaca tulisan ini, kita dapat menafsirkan atau menanggapi kembali isi drama yang dibaca. Ya, itu memang harapan yang tertuang dari Kompetensi dasar pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII.

Terlepas dari harapan itu, mari kita nikmati saja tulisan ini. Sebenarnya, belajar drama itu sangat menyenangkan karena dalam "tayangan" sehari-hari selalu ada drama. Film, sinetron, anime, bahkan percakapan kita dengan orang lain bisa menjadi sebuah drama.

Ketika kita belajar drama, selalu ada pelajaran hidup yang akan kita dapatkan. Syaratnya hanya satu. Kita harus bersikap kritis/tanggap terhadap sebuah drama.

Apakah drama yang kita baca/tonton menarik atau tidak? Bagaimana isi cerita drama tersebut? Apa daya tarik drama tersebut? Pelajaran hidup apa yang kita dapatkan dari drama tersebut?

Pertanyaan di atas merupakan contoh sikap kritis terhadap sebuah drama. Khusus pementasan drama, kita bisa mengkritisi ekspresi/penjiwaan peran, gerak laku ( termasuk teknik vokal dan intonasi), dekorasi panggung (properti), kostum, dan improvisasi pemain. Memang imajinasi kita akan terbantu dengan adanya visual yang dibuat oleh sutradara dalam pentas drama.

Meski kita bebas mengkritisi sebuah drama, kita sebaiknyanya tetap menggunakan kata-kata santun. Hal itu penting agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Selain itu, tanggapan yang kita buat juga harus logis dan memiliki alasan yang meyakinkan.

Berikut ini, mari kita baca sebuah naskah drama berjudul "Terpuruk di UK" karya Yoga Prasetya. Selamat menikmati!

Terpuruk di UK

Sudah delapan bulan Sam Bambang Yuda menjadi mahasiswa S3 di UK. Awalnya, ia termasuk salah satu yang digadang akan sukses di tahun 2021. Eh... Semakin hari, hasil kuliahnya semakin amburadul. Tugas yang dikumpulkan kepada para dosen tidak ada yang menjadi "headline". Hal itu menjadi perbincangan hangat para senior di UK, seperti Oji Van Dijk dan Cristopher Abdul.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN