Mohon tunggu...
Yoga Prasetya
Yoga Prasetya Mohon Tunggu... Guru sastra Indonesia

Dunia sementara akhirat selamanya

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Tentang Masa Depan yang Misterius

21 September 2020   06:00 Diperbarui: 21 September 2020   06:32 128 22 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tentang Masa Depan yang Misterius
Foto: tempo/Muhammad Hidayat

Orang tua mana yang tahu akan masa depan anaknya? Ini adalah pertanyaan yang menarik bagi saya. Pertanyaan yang muncul ketika wali murid menyampaikan berita kepada saya tentang lulusan Universitas Indonesia yang melakukan pembunuhan dan mutilasi di Kalibata, Jakarta.

Laeli Atik Supriyatin alias LAS, tersangka kasus mutilasi, semasa sekolah dikenal sebagai sosok penurut dan pintar. Merujuk pada berita suarajawatengah.id, Laeli masuk kuliah di Universitas Indonesia lewat jalur beasiswa Bidikmisi karena berprestasi. Saat kuliah, LAS pun masih bersikap wajar dan tetap dikenal baik oleh orang tuanya.

Perubahan sikap Laeli itu mulai dirasakan keluarganya tak lama setelah dia lulus kuliah. Sejak itu, selain tak pernah lagi pulang ke Tegal, Laeli juga tak diketahui keberadaannya dan tak bisa dihubungi.

"Sebelum putus kontak 1,5 tahun lalu, dia mulai berubah. Jadi susah diatur. Dinasihati kakaknya juga melawan. Terus setelah putus kontak, dapat kabar Laeli pelaku kasus pembunuhan. Saya juga kaget, nangis terus dengar berita ini," ujar Makmuri, ayahanda LAS.

Nah, dari kisah tersebut kita jadi tahu bahwa lingkungan dan pertemanan sangat mempengaruhi tingkah laku. Orang tua Laeli dalam kasus ini tidak salah karena sudah menyekolahkan anaknya dengan baik hingga lulus kuliah. Namun, siapa yang tahu masa depan seseorang? Anak yang ketika muda dikenal baik, saat dewasa ternyata bergaul dengan orang yang menyimpang.

Sebagai orang tua, kita hanya bisa berikhtiar dan berdoa untuk kebaikan anak. Hasilnya, kita serahkan sepenuhnya kepada Tuhan yang memiliki kehidupan ini. Tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan dari hidup Laeli, apakah setelah ini dia akan bertobat dan kembali menjadi orang baik? Mari kita saling mendoakan untuk kebaikan bersama demi terwujudnya hidup yang berkah.

Yoga Prasetya, 21 September 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x