Mohon tunggu...
Yoga Febrian Usman
Yoga Febrian Usman Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Saya memiliki kepribadian yang ramah dan mudah bergaul dengan orang lain

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Komunikasi dengan Diri Sendiri Dijadikan Obat Self-Healing

5 Agustus 2022   13:16 Diperbarui: 5 Agustus 2022   13:36 104 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Self-healing merupakan cara penyembuhan luka diri yang dilakukan oleh orang itu sendiri. Penyembuhan diri juga dapat diartikan sebagai sistem penyembuhan untuk trauma internal atau mental seseorang, yang bertujuan untuk menghasilkan pemikiran positif tentang apa yang terjadi dalam hidup.

Melalui self-healing, seseorang dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang kepribadiannya sendiri, sehingga timbul rasa percaya diri yang dapat memotivasi atau mendorongnya untuk sembuh. 

Bahkan, sebuah penelitian menjelaskan bahwa hampir setiap orang memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri melalui penyembuhan diri, dengan tingkat keberhasilan 18-75%. Jadi, apa yang bisa dilakukan seseorang melalui self healing?

Sebenarnya ada banyak cara untuk menyembuhkan diri sendiri, namun salah satu terapi yang bisa Anda coba dengan mudah adalah melalui komunikasi pribadi atau dengan diri sendiri. Jika mengacu pada pengertian komunikasi itu sendiri, yaitu suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak ke pihak lain, maka komunikasi intrapersonal mengacu pada komunikasi dalam diri seseorang.

Komunikasi intrapersonal atau dengan diri sendiri adalah bentuk komunikasi yang paling murni dan paling mendasar, menggunakan bahasa atau pemikiran yang terjadi dalam diri individu itu sendiri dengan subjek yang tidak terlihat (seperti Tuhan). Contoh penerapan komunikasi interpersonal dalam kehidupan sehari-hari adalah doa, syukur, refleksi diri, dan imajinasi kreatif.

Jika self-healing ditarik dalam garis lurus, berusaha menyembuhkan trauma, maka dengan berkomunikasi dengan diri sendiri, ini dapat membantu seseorang untuk lebih memahami diri sendiri, mengevaluasi apa yang telah dilakukan atau dialami, sehingga lebih mudah untuk menerima. luka itu. Setelah itu, ia juga akan merasa lebih sabar dan berusaha berdamai dengan keadaannya.

Seseorang dapat berdialog dengan dirinya sendiri untuk membangkitkan pikiran positif tentang masalah yang sedang dihadapinya. Namun dalam batas kesadaran yang baik, artinya seseorang tersebut melakukan komunikasi dengan diri sendiri diimbangi dengan tindakan yang aman dan wajar, tidak seperti gambar orang dengan gangguan jiwa seperti halusinasi.

Terbentuknya proses komunikasi dengan diri sendiri adalah persepsi bahwa panca indera menerima rangsangan, yang kemudian dirangsang oleh otak, kemudian otak mengirimkan instruksi ke tubuh. Jika persepsi seseorang terhadap masalah yang dihadapinya adalah pikiran yang positif, maka stimulus yang dihasilkan akan positif dan otak akan mengeluarkan beberapa perintah yang baik. 

Misalnya, seseorang dapat merasakan luka yang dia rasakan sebagai ujian hidupnya sebagai tanda untuk menjadi orang yang lebih baik, atau merasakan luka yang dia rasakan sebagai akibat dari kesalahannya sendiri, ketika dia sendiri. mengakui persepsi ini, dan rangsangan yang dihasilkan mengikuti penerimaan dan pengakuan ini.

Hasil akhirnya adalah otak akan memberikan keyakinan pada dirinya sendiri bahwa apa yang dialaminya adalah bentuk cinta Tuhan kepadanya, atau bahwa ia harus menjadi pribadi yang lebih baik misalnya. Akibatnya, luka yang dirasakan tidak bertahan lama dan seseorang dapat berdamai dengan diri sendiri dan terhindar dari stres jangka panjang atau penyakit fisik.

Apapun bentuk interaksi manusia, apakah itu mendekati Tuhan melalui kegiatan atau bercerita kepada diri sendiri melalui tulisan, itu bisa menjadi penyembuhan diri seseorang. Kemudian ciptakan self-healing terbaik Anda untuk membuat hidup Anda lebih damai dan sejahtera. Apalagi di era pandemi Covid-19 saat ini, tidak sedikit masyarakat yang mengalami masalah dengan berbagai alasan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan