Mohon tunggu...
Yoga Adiansah
Yoga Adiansah Mohon Tunggu... Mahasiswa Tafsir

kritikan Anda Sangat Dibutuhkan✋

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Siswa yang Dimahakan: Mahasiswa!

26 Januari 2021   00:28 Diperbarui: 26 Januari 2021   00:32 117 1 0 Mohon Tunggu...

Ketika mendengarkan kata-kata mahasiswa ada dua kemungkinan pada pikiran kita, yang pertama bagi adek-adek yang baru lulus dari sekolah menengah atas atau yang selalu kita singkat SMA itu pasti mengira bahwa kuliah nanti tidak sama lagi seperti dibangku ketika masih berada di SMA, yang biasanya di SMA ketika datang ke rumah sekolah memakai baju seragam sekolah dan ketika sudah kuliah tidak ada lagi aturan seperti itu, rambut yang selalu menjadi incaran wali kelasnya ketika sudah kuliah berstatus mahasiswa itu tidak ditemukan, dan ada juga yang mengira ketika kuliah nanti bisa pacaran bebas, dll. Yang kedua bagi yang mengerti ketika mendengar kata-kata mahasiswa pasti selalu dibayang-bayangi oleh dinamika, warna, bendera, almamater, dan pergerakan mahasiswa itu sendiri, karena organisasi mahasiswa internal kampus merupakan miniatur negara, seperti negara kita yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia atau yang kita singkat NKRI. Jika kita merujuk dari UU No 12 tentang Pendidikan Tinggi cukup jelas di tuliskan definisi dari mahasiwa itu sendiri, termaktub didalam pasal 1, mahasiwa adalah: peserta didik pada jenjang Pendidikan Tinggi. Tapi definisi itu tidak  serta merta bersifat statis dan absolut, sebagai makhluk Tuhan yang di anugerahi akal dan pikiran, kita harus mensyukuri nikmat tersebut dengan cara mengkaji lebih dalam terkait definisi dari mahasiswa tersebut, tidak hanya terfokus dan terbelenggu oleh tekstualnya saja, interpretasi dan kontekstualisasi juga dibutuhkan agar lebih sadar terhadap ontologi, epistimologi serta aksiologi dari kata mahasiswa itu sendiri, berangkat dari fungsi dan peran mahasiswa, sedikit penulis ingin menyinggung 5 fungsi dan peran mahasiswa secara general, yang berupa: agent of change, sosial control, iron stock, guardian of value, dan moral force. Semua fungsi dan peran mahasiswa itu harus di implementasikan dan di aktualisasikan agar marwah dari siswa yang dimahakan itu tidak memudar dan tertinggal oleh zaman, implikasinya jelas bahwa mahasiswa yang di dalam hirarkinya diletakkan diposisi middle class, sedangkan pemerintah diletakkan pada pada posisi high class, dan masyarakat yang diletakkan pada posisi low class. Konsep ini menandakan bahwa tugas dari mahasiswa tidak hanya duduk dibangku kelas sembari mendengarkan dosen menjelaskan mata kuliah dengan harapan mendapatkan nilai yang tinggi dan lulus tepat waktu serta predikat cumlaude berstatus wisudawan terbaik, tapi lebih dari itu, mahasiswa harus peka dengan keadaan sosial masyarakat disekitarnya, karena mahasiswa juga merupakan penyambung lidah rakyat dan perpanjangan tangan dari rakyat, hal itu merupakan poin ketiga dari Tridharma Perguruan Tinggi, melalui Tridharma Perguruan Tinggi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi kaum yang bergagasan intelektual, berpikir kritis, dan becita-cita membawa perubahan pada negeri tercinta kita ini kearah yang lebih baik lagi. Dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 pasal 1, disebutkan bahwa Tridharma Perguruan Tinggi adalah: Kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada masyarakat. Tridharma inilah yang menjadi 3 pilar Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai agen perubahan. Setelah Tridharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari tiga poin tercapai satu persatu barulah peserta didik dapat dikatakan paripurna dalam menempuh proses perkuliahannya dan layak dikatakan sebagai seorang mahasiswa. ketika mahasiswa mengikuti proses perkuliahan dengan baik maka baru mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi yang pertama, sudah tidak terbantahkan, Pendidikan merupakan prioritas negara dalam membangun mahasiswa yang cerdas dan berkualitas, disebutkan dalam Undang-Undang Dasar, Pendidikan adalah; Usaha sadar dan terancana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, sera keterampilan yang diperlukan dirinya, bangsa, dan negara.

Dengan pendidikan, mahasiswa diharapkan lebih siap dalam menghadapi zaman yang postmodern/pasca modernisasi dengan penuh tantangan nantinya, lebih peduli dan mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada masyarakat, bangsa, negara, dan agama. Mahasiswa juga diharapkan juga mampu mengimplementasikan fokus ilmu yang dipilihnya ketika menempuh proses perkuliahan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat bermemfaat untuk seluruh orang banyak. Setelah proses pendidikan telah dilalui berikutnya mahasiswa harus berupaya melakukan penelitian yang termaktub di dalam Tridharma Perguruan Tinggi kedua, dan agar lebih maksimal dan optimalnya pendidikan dan penelitian, diharapkan upaya itu dapat menjadi prinsip dan premis untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi yang ketiga, poin ketiga dari Tridharma Perguruan Tinggi inilah yang menjadi esensi dari tulisan ini yang saat ini sedang anda baca, mahasiswa merupakan perantara antara society and government, mahasiswa harus kreatif dan inovatif dalam mengkritisi kebijakan-kebijakan pemerintah yang dianggap tidak adil dan tidak pro terhadap rakyat, serta mahasiwa harus selalu membela kepentingan rakyat dengan menjunjung tinggi moral, etika, dan nilai-nilai luhur pendidikan. Sejauh ini penulis yakin tidak semua mahasiswa yang memahami secara mendalam makna, fungsi, dan peran mahasiswa itu sendiri, tidak adalagi diatas dunia ini yang diberikan gelar MAHA setelah Tuhan yang Maha esa kecuali MAHAsiswa, artinya keadilan, kejujuran, dan keberanian harus di tegakkan dengan seidealis mungkin agar tidak ada yang bisa mengintervensinya. Semoga tulisan ini sedikit membuka pikiran mahasiwa yang masih apatis atau menambah power harakah mahasiswa yang mengerti dengan arti perjuangan dan makna mahsiswa yang diharap-harapkan untuk membawa perubahan bagi masyarakat, bangsa, agama, dan negara.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x