Digital

Gawai Mengantarkan Kepada Amalan Sholat Taubat

12 Juni 2018   11:14 Diperbarui: 12 Juni 2018   11:37 289 0 0

Perkembangan dan kemajuan komunikasi semakin pesat. Hal ini bisa menjadi suatu yang benar-benar harus di perhatikan. Terutama  terhadap pertumbuhan dan pendidikan anak-anak zaman sekarang.

Sering kita temui anak-anak remaja, menggunggah foto dengan menggunakan gaya yang tidak sopan di media sosial. Memakai baju dan gaya berdandan yang sudah menyerupai orang dewasa. Yang tidak sepantasnya dilakukan oleh anak-anak remaja seusianya.

Maka tidak heran jika data yang menyatakan anak perempuan Indonesia 50% sudah tidak perawan ketika masih usia sekolah SMA. Hal ini perlu menjadi perhatian khusus bagi setiap orang yang memiliki anak.

Perlu penanganan pendidikan moral terhadap anak-anak yang telah melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan. Banyaknya budaya asing yang masuk ke Indonesia menjadi faktor utama bagi anak-anak remaja menjadi mudah terpengaruh. Terutama terhadap penyalah gunaan gadget. Gadget hanya digunakan sebagai sarana yang tidak baik, dan banyak efek negatifnya dari pada manfaatnya.

Bagaimana cara menangani supaya anak Indonesia tidak mudah terpengaruh terhadap munculnya budaya asing ? jauhkan anak dari gadget atau handphone sebelum menginjak dewasa. Boleh menggunakan gadget hanya sebagai media informasi agar mempermudah komunikasi, dan penambah wawasan dalam mengetahui kemajuan tekhnologi. Banyak orang tua yang tidak tahu bagaimana cara memanfaatkan tata cara menggunakan gadget yang baik. Perlunya bimbingan terhadap anak cara mengoperasikan handphone, karena banyak nilai negatif yang terdapat di gadget.

Berikan pendidikan sedini mungkin terhadap anak bagaimana caranya menggunakan gadget dan media sosial yang baik. Tetap berikan perhatian khusus ketika anak sudah menginjak remaja dan dewasa.

Ketika anak-anak sudah menginjak masa remaja menemukan dunianya sendiri di luar keluarga. Mereka lebih cenderung susah untuk di nasehati dan diatur. Peran orang tua sangat penting dalam memberikan perhatian di usia remaja.

Misalnya orang tua mengajarkan agama dengan lebih intensif. Mendidik dan mengarahkan kepada anak-anaknya supaya menjahui hal-hal yang membahayakan perkembangan psikologisnya. Menyesali segala perbuatan yang telah dilakukan, dengan cara Sholat Taubat. Sebagai orang tua jangan hanya menegur anaknya karena perbuatan yang kurang baik, tetapi mengajak dan tuntun anak-anak supaya mereka benar-benar menyesali segala perbuatan yang dilakukan adalah kurang sopan yang memberikan efek negatif bagi perkembangan dan amsa depannya.  Serta mengamalkan berbagai sholat sunah yang lainnya supaya  tidak tergantung kepada gadget. Mengajak anak-anak melakukan amalan sholat sunah berjamaah, rutin setiap hari baik sholat dhuha, sholat tahajud, sholat tasbih, dan lain-lain. Agar membuka pikiran dan hatinya untuk mengubah perilaku yang tidak sepantasnya dilakukan oleh remaja seusianya.

Jadi, perhatian yang dilakukan orang tua harus terus ditingkatkan. Karena pada usia remaja perlu mendapatkan perhatian khusus. Supaya pada usia remaja mereka tidak kehilangan masa depan gara-gara salah melakukan pergaulan.

SEMOGA BERMANFAAT.

NAMA                : Nurul laili

NIM                    : 933202171

JURUSAN          : Ilmu Hadis