Mohon tunggu...
YM. Lapu
YM. Lapu Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penulis Jalanan

Suka Membaca, Menulis, dan Nonton.|| Lahir dari hasil perkawinan seorang laki-laki Flores (Thomas Ronta Lapu) dan perempuan berdarah Sabu Sulawesi (Elisabet Doko), dibesarkan di Pulau Timor. Ayah dari seorang putra (Keyvand Marx Diven Lapu) dan suami dari seorang perempuan Batak (Eldiana Lumbantoruan).

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Kesendirian

11 Agustus 2022   23:25 Diperbarui: 22 Agustus 2022   03:37 115
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Creared By : YM.Lapu

Kesendirian 

Di sini ku sendiri..
Berteman penyakit  tropis
Menanti monsun tak kunjung tiba
Di antara benua dan samudra..

Matahari desember entah kemana?
Bumi kering, retak gemeretak
Berharap angin membawa hujan
Berharap hujan hadirkan pelangi

Baca juga: Mimpi Tergantung

Langit gelap tanpa awan
Bulan dan bintang entah kemana?

Semua engan bercengkrama

Bumi gelap tanpa gradasi

Angin gersang menghela nafasnya
Seakan  berat membawa beban
Peluh ini tak kunjung kering
Sakit ini semakin menyiksa

Baca juga: Kepergian

Jika  monsun malas berjalan
Biarlah virga datang meghampiri
Sakit ini ku bawa mati
Jika siklon datang ke bumi

Bekasi, 2016

Baca juga: Sepi Tak Diam

YM.Lapu

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun