Mohon tunggu...
Yenny Bambang
Yenny Bambang Mohon Tunggu... Notaris - Notaris dan Ppat

Ibu Rumah Tangga, Notaris dan PPAT, Istri dan Ibu dari Tiga Anak, hobi Membaca dan Menulis. Menulis di Karyakarsa.com/@Yenny Bambang13, Novelis di Noveltoon.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cinta dalam Semangkuk Che Hun Tiau

30 November 2022   17:08 Diperbarui: 30 November 2022   17:14 127
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.


 

Hari ini rasanya teramat melelahkan. Jadwal kuliah teramat padat ditambah lagi tes-tes mata kuliah yang diadakan secara mendadak. Rasanya tidak semua soal bisa kujawab dengan benar ada soal yang belum kupahami. Tenggorokanku rasanya haus sekali, sebotol kecil minuman mineral sudah kuminum tetapi rasanya masih haus. 

Rasanya pasti segar sore-sore begini minum es kesukaanku, es che hun tiau. Membayangkan semangkok es Che Hun Tiau yang segar, dengan isian kacang merah, potongan cincau, ketan hitam, che hun Tiau ditambah potongan bongko hijau yang aromanya harum daun bongko sungguh membuatku semakin bertambah haus.

Kacang merah, potongan cincau, ketan hitam, Che hun Tiau, potongan bongko berpadu dengan es batu beserta kuah santan sungguh rasanya enak, segar, dan kuahnya sungguh creamy. Segera aku melangkah ke parkiran kampus dan menuju motorku yang terparkir di sana. 

Hari sudah sore ketika motorku melaju di jalanan, kukendarai motor menuju ke arah jalan Waru. Di jalan Waru banyak pedagang kaki lima yang menjual che hun tiau. Che hun tiau adalah makanan khas dari kota asalku yaitu Kota Pontianak. 

Che hun tiau adalah makanan menyerupai cendol dan mempunyai bentuk seperti mie yang terbuat dari tepung kanji, berwarna putih bening. che hun tiau  disajikan dalam wadah mangkok dan didalam wadah mangkok tersebut selain ce hun tiau ditambahkan juga kacang merah, ketan hitam, potongan bongko serta potongan cincau. 

Kuah che hun tiau adalah kuah santan yang rasanya manis dan creamy. Disajikan dengan potongan es batu di dalamnya sehingga rasanya segar, manis, creamy dan dingin. 

Sangat nikmat jika disantap di saat cuaca sedang panas ataupun di saat sedang haus. Setelah sampai di tempat pedagang  che hun tiau yang sudah menjadi langgananku, aku bergegas masuk ke dalam. Kupesan semangkok es che hun tiau lengkap dengan isian di dalamnya yaitu ketan hitam, kacang merah, che hun tiau, potongan cincau, dan bongko. 

Biar saya bawa sendiri saja es che hun tiaunya Bang, kataku sambil berjalan ke kursi untuk duduk, di tempat duduk yang sudah disediakan. 

Sambil berjalan dan membawa semangkok es che hun tiau, tiba-tiba aku teringat belum melihat hp siapa tahu ada pesan penting yang masuk. Sambil menunduk mengambil hp yang ada di saku depan blouse yang kupakai, aku juga melangkah. Tiba-tiba, brukk, aku bertabrakan dengan seseorang yang tidak kulihat. 

Semangkuk che hun tiau yang sedang kupegang, tumpah ke bahu orang yang telah kutabrak tersebut dan mengotori bajunya. "Kalau jalan pakai mata dong." Ketika kepalaku kuangkat untuk melihat orang yang tertabrak olehku, astaga ternyata cowok yang ganteng, hidungnya mancung, dan bermata besar. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun