Mohon tunggu...
Sayed Mahdi
Sayed Mahdi Mohon Tunggu... Stop pencemaran dan perusakan lingkungan, menyelamatkan lingkungan hidup dimulai dari tindakan awalmu

Peminat masalah pertanian dan lingkungan hidup. Berlatar belakang pendidikan Agribisnis dan pernah bergabung menjadi Polisi Kehutanan tahun 2000 menjadi magnet tersendiri untuk makin meminati masalah pertanian dan lingkungan hidup.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Wow! Polusi Udara ternyata bisa Menyebabkan Kebotakan

12 Oktober 2019   20:13 Diperbarui: 12 Oktober 2019   20:19 0 3 2 Mohon Tunggu...
Wow! Polusi Udara ternyata bisa Menyebabkan Kebotakan
Foto : Ilustrasi | doktersehat.com

Ahaaa, ternyata polusi udara dapat menyebabkan kerontokan rambut bahkan bisa mengalami kebotakan. Itulah hasil study atau penelitian terbaru.Tak pernah terbayangkan memang, selama ini yang terpikir sama kita jika udara sedang tidak sehat atau polusi udara mengancam adalah hanya sebatas ancaman terhadap kesehatan saluran pernapasan dan paru-paru.

Tapi ternyata tak hanya sebatas itu, lebih dari itu polusi ternyata berefek dan merusak penampilan dan bahkan mahkotanya seseorang.

Sehingga rambut rontok bagi sebagian orang terutama kaum perempuan, menjadi momok yang sangat menakutkan karena rambut merupakan mahkota perempuan.

Percaya diri akan terkikis dan menjadi sirna jika rambut rontok terus-menerus apalagi hingga dapat berakibat pada kebotakan.

Sebuah penelitian dari perusahaan kosmetik Korea Selatan menguji efek debu dan partikel bahan bakar kendaraan bermotor di udara pada sel kulit kepala manusia. Ini merupakan studi pertama yang melihat hubungan antara polusi udara dan kerontokan rambut, demikian dilansir cnnindonesia.com.

"Penelitian kami melihat apa yang terjadi ketika sel-sel yang ditemukan di pangkal folikel rambut terpapar polusi udara," kata peneliti Hyuk Chul Kwok di 28th European Academy of Dermatology and Venereology Congress, Madrid, Spanyol, dikutip dari The Independent.

Lebih lanjut dipaparkan, peneliti mendapati paparan polutan itu mengurangi empat protein yang meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan rambut, yaitu beta-catenin, cyclin D1, cyclin E, dan CDK2.

Protein beta-catenin terlibat dalam pertumbuhan rambut dan proses pembentukan dan pengaturan folikel.

"Ketika sel-sel pada kulit kepala manusia terpapar polusi udara dari pembakaran bahan bakar fosil, protein dalam sel untuk pertumbuhan rambut dan retensi rambut berkurang secara signifikan," kata Hyuk Chul Kwok.

Masalah kerontokan rambut ini berpotensi menimpa siapa saja, terutama mereka yang tinggal di kota besar. Karena tingkat polusi di kota besar yang tinggi akan memengaruhi kesehatan rambut. Tak hanya kondisi fisik, polusi udara ternyata juga mempengaruhi kesehatan rambut. Polusi bikin rambut bau, lengket, rapuh, sehingga menyebabkan kerontokan.

Sebagai tambahan pengetahuan, ada banyak jenis polutan pencemar udara antara lain Gas Karbon Monoksida (CO) dan Karbon Dioksida (CO2) Gas karbon monoksida (CO) timbul akibat dari proses pembakaran yang tidak sempurna. Gas SO dan SO2, Gas Kloro Fluoro Karbon (CFC), Hidrokarbon (HC) dan Nitrogen Oksida (NO), timah hitam (Pb) dan masih banyak gas-gas dan partikel lainnya.

Namun jangan khawatir dulu, bagi anda yang sering berkutat atau berdomisili di kawasan terkena polusi udara tinggi dapat melakukan beberapa hal diantaranya menghindari untuk tidak berlama-lama berada di luar ruangan, gunakan masker dan penutup kepala jika beraktifitas di luar ruangan.

Beberapa hal lainnya yang anda lakukan adalah ; manfaatkan produk heat protectant, konsumsi makanan sehat dan rutin memotong rambut serta yang sudah pasti anda harus banyak-banyak menanam pohon. Dengan banyaknya pohon maka akan semakin berkurang polutan yang menyebar di udara, karena pohon atau tanaman dapat menyerap polutan. []