Mohon tunggu...
Ya Yat
Ya Yat Mohon Tunggu... Penulis - Blogger

Penyuka MotoGP, fans berat Valentino Rossi, sedang belajar menulis tentang banyak hal, Kompasianer of The Year 2016, bisa colek saya di twitter @daffana, IG @da_ffana, steller @daffana, FB Ya Yat, fanpage di @daffanafanpage atau email yatya46@gmail.com, blog saya yang lain di www.daffana.com

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Mewarnai yang Bikin Happy

20 Mei 2019   23:16 Diperbarui: 20 Mei 2019   23:24 31
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Setiap orang pasti punya hobi. Hobi adalah rekreasi yang dilakukan pada waktu luang untuk menenangkan pikiran seseorang. Namun banyak pula yang akhirnya menggunakan hobi sebagai bisnis dan rata-rata berhasil. 

Ya emang sih proses menuju keberhasilan itu nggak mudah, namun orang yang membangun usaha berdasarkan hobi, cenderung lebih menikmati proses usahanya.

Seorang teman saya namanya Tanti. Ia hobi membuat doodle. Tau doodle kan ya, itu lho tulisan yang huruf-hurufnya diukir menggunakan spidol warna. Huruf cantik sik saya bilang. 

Berawal dari hobi orat-oret huruf, ia mulai melayani pesanan dari teman-teman yang tertarik. Setelah banyak pesanan, sekarang ia sering dipanggil untuk memberi pelatihan workshop doodle. Berawal dari hobi, mbak Tanti sekarang berpenghasilan lumayan.

Tapi nggak semua yaaa orang yang hobi melakukan sesuatu lantas mengembangkan hobinya untuk bisnis. Banyak juga yang membiarkan hobinya jadi sekedar hobi pengisi waktu luang atau jadi penyegar pikiran dari lelahnya bekerja. Nggak semua hal harus jadi uang sih memang.

the butterfly (dok.yayat)
the butterfly (dok.yayat)
Saya punya hobi mewarnai gambar yang ada di coloring book. Banyak kan ya buku-buku mewarnai untuk dewasa. Bedanya dengan buku mewarnai anak-anak adalah gambar di buku mewarnai untuk dewasa lebih njelimet. Banyak banget bidang-bidang yang kecil. Bentuknya sih bisa hewan atau pemandangan namun dibuat lebih detail. Saya gunakan spidol warna untuk mewarnai gambar tersebut.

Saat ini saya biasa melakukan hobi saya untuk mengisi waktu luang sebelum berbuka. Pekerjaan menyiapkan makanan berbuka biasanya selesai hampir jam 5 sore. Masih ada waktu kurang dari sejam untuk mewarnai, ketimbang cuman bengong atau skrol timeline sosial media yang kurang berfaedah.

Tree (dok.yayat)
Tree (dok.yayat)
Sesungguhnya mewarnai begini ada manfaatnya, nggak sekedar bermain dengan warna dan mengisi waktu luang. Mewarnai itu menurunkan tingkat kecemasan. Ketika mewarnai otak kita fokus pada apa yang kita lakukan dan tidak memikirkan hal lain. So pikiran negatif yang membuat rasa cemas bisa diusir pergi.

Kemudian manfaat lain adalah menciptakan perasaan senang. Setelah bekerja seharian saya butuh waktu untuk menyenangkan diri sendiri. Mewarnai membuat saya happy. Para ahli bilang mewarnai itu mengaktifkan otak kanan dan kiri. Karena saat mewarnai otak berpikir tentang keselarasan warna, pemilihan warna dan cara mengaplikasikan spidol / pensil warna. So kemampuan memecahkan masalah bisa terasah dengan baik.

Dalam mewarnai saya tidak terlalu memikirkan komposisi warna. Main tabrak warna aja. Namun ketika gambar sudah lengkap diwarnai ada perasaan puas dan senang. Puas karena mewarnai gambar sudah selesai dan senang melihat gambar dengan warna yang beraneka ragam. Effort juga lho sebenernya mewarnai di buku mewarnai untuk dewasa. Kecil-kecil banget bidang kosongnya. Tapi justru di situlah tantangannya.

Chicken (dok.yayat)
Chicken (dok.yayat)
Karena buku mewarnai untuk dewasa terbilang special, maka harganya ya lumayan mahal. Namun dalam satu buku jumlah gambarnya banyak. Saya punya beberapa buku mewarnai namun belum ada satupun yang terwarnai dengan lengkap. Kalo di buku lain ada gambar yang lebih cantik, saya pindah mewarna di buku itu. Nggak apa apalah.. namanya juga hobi pengisi waktu luang, sesuka-sukanya aja jadinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun