Mohon tunggu...
Yayang Nadistya Ayu
Yayang Nadistya Ayu Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

Yayang sangat ingin melihat dunia. Ia meyakini bahwa suatu saat akan ada waktu dimana ia akan segera dipertemukan dengan segala mimpi-mimpinya.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

Bedah Drama Korea "Anna"

15 Agustus 2022   16:23 Diperbarui: 15 Agustus 2022   16:25 231 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Film. Sumber ilustrasi: PEXELS/Martin Lopez

Pembedahan alur dari drama Anna ini berdasaran sudut pandang pribadi. Bagiku, ada banyak pembelajaran yang dapat diambil dari drama Anna. Drama ini menceritakan seorang gadis kecil yang selalu jujur dengan perasaannya. Ia selalu melakukan apa yang terlintas di kepalanya. Besar kecil urusan nanti. 

Namun, semuanya harus dicoba. Keluarganya berusaha untuk selalu mendukung apa yang dia ingin lakukan. Hanya saja, pada saat melakukan hal-hal yang ia ingin, kisahnya tak selalu berakhir manis. Banyak kegagalan yang harus ia tanggung akan keinginan-keinginan yang ada di kepalanya. 

Alhasil, karena tidak ingin membuat orang tuanya sedih terhadap kegagalan-kegagalan yang menimpanya, ia pun mulai berbohong sedikit demi sedikit dan sampailah ia pada kebohongan besar yang juga merenggut identitas dari salah satu orang tersohor di cerita tersebut.

Aku lebih ingin mengulas pembelajaran yang bisa kita ambil dari drama tersebut karena dari hal tersebut bisa diambil pelajaran hidup. Hal pertama yang aku sadari setelah melihat drama Anna adalah bahkan ketika kita sudah berada di puncak untuk mencapai semua hal yang kita mau, sesungguhnya kita juga belum tentu akan merasa bahagia. Kita kerap kali memandang bahwa orang yang lebih punya dari kita, mereka hidup bahagia. 

Sungguh, hal itu belum tentu, mereka hanya sangat bisa untuk menyembunyikan perasaan-perasaan negatif mereka. Mereka tidak mengumbar-umbar apa yang telah mereka lewati sejauh ini. 

Mereka cenderung focus untuk menyelesaikan hal-hal tersebut dengan kepala dingin dan pelan-pelan, tidak secara berkoar-koar. Aku menyadari ada harga yang harus ditebus untuk hanya sekedar dipandang orang bahwa kita happy. Yaitu dengan tidak menunjukkan permasalahan kita ke permukaan. Kita harus pandai me-manage mana yang publik boleh tau maupun yang tidak.

Hal lain tentang Anna (Lee Yu Mi) yang aku salut adalah bagaimana iya tetap memegang prinsip kemanusiaan walaupun ia berbohong. Sebenarnya, pas ia berganti nama menjadi Lee Anna, banyak hal baik yang terjadi. Ia bisa mengajar dan menjadi professor. Ia pun sangat disenangi banyak mahasiswanya karena pembawaan yang ramah. 

Hanya saja, di dunia ini tak bisa dielakkan bahwa status dan latar belakang adalah segalanya. Seorang Lee Yu Mi walaupun kompeten maka tak akan pernah diakui bahkan hanya untuk sebatas mengajar. Sedangkan, ketika sudah berganti nama (mengambil identitas dan menjadi Lee Anna), ia pun cukup populer dan mudah diterima di lingkungannya. 

Walaupun hanya film, bukan kah ini adalah hal yang sejalan dengan yang ada di dunia sekarang? Banyak orang tak mendapatkan kesempatan hanya karena latar belakang mereka rendah atau bahkan karena tak memiliki pendukung sosial. Padahal, mereka benar-benar berniat untuk bekerja keras jika ada 1 saja kesempatan yang dating kepada mereka. Ternyata, dunia memang sekeras ini, tak menerima orang yang tidak memiliki apapun.

Jika tertarik ingin membedah pesan moral lainnya, aku dengan senang hati untuk menulis artikel selanjutnya, silahkan tulis pendapat pembaca di komentar. Hal paling utama yang aku dapatkan dari drama ini sebagai refleksi pikiran tentang dunia adalah bahwa ketika kita sudah mendapatkan apa yang kita mau, kebahagiaan itu masih belum tentu. Kita selalu cenderung melihat sekeliling dan iri terhadap mereka. 

Mulai membandingkan diri dengan mereka. Selalu merasa bahwa rumput mereka lebih hijau. Cenderung ingin memiliki apa yang ada pada orang lain. Bahkan, ketika dipertanyakan, walaupun kamu sudah menjadi orang paling kaya nomor 1, paling cerdas nomor 1, paling apapun dan berada di urutan pertama, apakah kamu bisa bahagia dengan percapaian tersebut? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan