Mohon tunggu...
Maya Batari
Maya Batari Mohon Tunggu... Single Cool

mencintai diri sendiri dimulai dari dalam hati yang selalu berpikir positif dan bahagia

Selanjutnya

Tutup

Novel

Rahasia Cinta Sang Pewaris #Bab 27

4 Mei 2021   00:53 Diperbarui: 4 Mei 2021   01:21 48 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Rahasia Cinta Sang Pewaris #Bab 27
https://www.idntimes.com

Dulu, Utari mengira menikah dengan Bagus Pandhita hanyalah sebuah formalitas. Karena hubungan mereka tidak dilandasi cinta yang menggebu. Hanya karena dia pernah 'tersesat', maka terpaksa pria itu menikahinya.

Dia bahkan sempat meragu, jika mereka akan bisa menjadi pasangan normal seperti yang lain. Benar, Bagus memang selalu berusaha mengikis jarak yang memisahkan mereka. Pria itu sangat sabar dan juga sedikit 'nakal'. Dia selalu berusaha mencuri meski hanya sekedar menggenggam tangan Utari.

Dia tidak pernah membawakan buket bunga untuk Utari. Pria itu tidak seromantis itu. Katanya dia sudah terlalu tua untuk melakukan hal semacam itu. Tapi karena kebiasaan, lama-lama Utari menyukai hal-hal kecil yang selalu dilakukan pria itu.

Seperti saat ini. Bagus membawakannya sarapan dengan menu nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi, dan segelas kopi putih kesukaan Utari. Pria itu mengantarnya langsung, ke atas tempat tidur.

"Apa masih sakit?" Bagus menatap wajah berantakan baru bangun tidur milik Utari.

Utari mengerjap sejenak untuk mencerna pertanyaan membingungkan itu, hingga akhirnya dia tersadar akan sesuatu. Pipinya langsung merona begitu teringat akan malam panas dan panjang, yang sudah mereka lalui.

"Tidak sesakit itu." Utari berusaha tidak mengindahkan tatapan penuh kasih dan kelembutan di hadapannya itu.

"Kalau begitu, setelah sarapan aku boleh meminta lagi?" Bagus terkekeh genit ketika Utari menatapnya dengan kesal.

"Boleh saja. Aku juga belum mandi, kok."

Bagus bahkan sampai melongo mendengar jawaban tidak terduga dari Utari. Setelah tiga kali mereka mengarungi samudra cinta bersama, kelihatannya sisi genit Utari mulai menampakkan diri. Sekarang istri kecilnya sudah berani menggoda.

Wanita itu tidak tahu, apa yang sudah terjadi kepada pria itu kemarin. Dia benar-benar kehilangan semua kesabaran, hanya karena Pak Uyun lengah mengawasi istrinya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x