Mohon tunggu...
Yasir Husain
Yasir Husain Mohon Tunggu... Guru - Guru

Teacher; Penulis Buku Nasihat Cinta dari Alam, Surga Menantimu, SETIA (Selagi Engkau Taat & Ingat Allah)

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Mari Kita Ngopi!

14 September 2022   16:02 Diperbarui: 14 September 2022   16:05 96 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber Gambar: pixabay.com

Mari Kita Ngopi!

Kopi itu pahit. Aslinya pahit. Namun berdasarkan selera dan keinginan, muncullah ide untuk memodifikasi rasanya. Lalu, terciptalah beragam varian dari kopi. Ada yang mengombinasikannya dengan susu, jadilah kopi susu. Ada yang mencampurnya dengan vanila, jahe, krim, dll, maka jadilah kopi dengan banyak rasa.

Apa yang terjadi selanjutnya? Jadilah semakin banyak orang yang bisa mengambil manfaat dari kopi. Menikmati rasanya yang bermacam-macam, berdiri banyak Warkop tempat ngopi, terproduksinya kopi kemasan dengan berbagai brand dan rasa, dan masih banyak lagi. Singkatnya, kopi menjadi salah satu penyebab hadirnya kesejahteraan untuk banyak orang.

Dari sini kita bisa belajar bahwa, kopi yang sudah pahit saja dari awal, bisa menghadirkan banyak manfaat. Kopi yang nyata-nyata pahit, masih banyak yang suka dengan kepahitannya. Terlebih ketika rasanya dimodifikasi menjadi beragam, semakin banyak penikmatnya. Jika kopi yang pahit saja banyak yang menyukainya, harusnya sesuatu yang manis lebih dari itu.

Dari kopi kita belajar bahwa, kita bisa memperbaiki yang pahit menjadi manis, yang buruk menjadi berharga dengan beragam manfaat, serta yang keliru menjadi lurus sebagai pedoman.

Jangan dibalik. Jangan ketika menemukan keburukan, justru semakin mencari keburukan-keburukan lainnya untuk disesuaikan. Jangan ketika menemukan yang pahit, seketika memvonisnya menjadi tak berguna dan tak ada manfaat lagi. Tapi, lihatlah kebaikan-kebaikan yang ada di pada hal yang terlihat buruk. Bahkan ketika kebaikan itu hanya secuil. Fokus di situ, kembangkan, besar-besarkan. Karena bagaimanapun, selalu ada jalan pada kebaikan untuk berkembang.

Buah yang busuk sekalipun, masih memiliki biji di dalamnya yang kelak bisa tumbuh subur dan menjadi pohon buah yang baru. Dengan itu, kita akan menyaksikan buah-buah ranum dan segar.

Lebih jelasnya, belajar lagi dari kopi. Ya, kopi itu pahit, tapi keberadaannya di dunia ini selalu "manis". Manis karena menyenangkan banyak orang dengan beragam manfaat. Mari kita ngopi.

~Yasir Husain~

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan