Mohon tunggu...
Yanti Sriyulianti
Yanti Sriyulianti Mohon Tunggu... Relawan - Berbagilah Maka Kamu Abadi

Ibu dari 3 anak yang sudah beranjak dewasa, aktif menggiatkan kampanye dan advokasi Hak Atas Pendidikan dan Perlindungan Anak bersama Sigap Kerlip Indonesia, Gerakan Indonesia Pintar, Fasilitator Nasional Sekolah Ramah Anak, Kultur Metamorfosa, Sandi KerLiP Institute, Rumah KerLiP, dan Perkumpulan Keluarga Peduli Pendidikan di Indonesia sejak 1999. Senang berjejaring di KPB, Planas PRB, Seknas SPAB, Sejajar, dan Semarak Indonesia Maju. Senang mengobrol dan menulis bersama perempuan tangguh di OPEreT.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Kabupaten Takalar Pelopor "Semarak" di Indonesia

4 Januari 2020   19:15 Diperbarui: 4 Januari 2020   19:34 89
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bersama Lurah Bontolebang dan Kades Tamalate (dok. pribadi)

Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2019 menjadi momentum bagi 3.000 an warga Takalar dari 183 ra dan madrasah untuk menunjukkan kepeloporannya dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di satuan pendidikan. 

"Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Takalar menjadi mitra pertama Sigap Kerlip Indonesia yang mendeklarasikan SEMARAK Indonesia dengan mengedepankan KAGUMI, Keluarga, Anak, dan Guru Modiis Indonesia, "ujar Nurlinda, SE, ketua Yayasan yang baru dikukuhkan 12 Januari 2019 tersebut kepada saya.

Sesekali ia menyeka peluh yang terus bercucuran di sela-sela kesibukannya menanam pohon. "Alhamdulillah 100 bibit pohon sudah kami tanam di Bomtolebang. Tim Sigap mencangkul sendiri, termasuk saya,"sergahnya sambil bergegas menggiring kambing tetangga lapangan menjauh dari pohon yang mereka tanam. 

Aksi-aksi baik tim Sigap Kerlip yang begitu memukau ini membuka kesempatan tumbuh bersama Pemkab Takalar untuk maju, unggul, sejahtera, dan bermartabat. Beragam penghargaan di tingkat nasional yang diterima Bupati Takalar adalah pengakuan terhadap kepeloporan Takalar yang luar biasa. 

"Anugerah SEMARAK Indonesia akan diserahkan kepada 22 ibu-ibu yang berhasil mendapatkan like terbanyak di youtube untuk setiap aksi baik yang diunggah selama 22 hari menjelang Hari Jadi Takalar ke-20, "ujar perempuan pegiat SPAK ini. Ia menahanku untuk pulang siang tadi dari kantor Yayasan karena Lurah Bontolebang dan Kepala Desa Tamalate ingin bertemu. 

"Kita bisa! Ayo bermimpi setinggi mungkin! Jangan hambat dengan pikiran kerdil. Kita bisa!" Seru Lurah Bontolebang dalam obrolan kami terkait persiapan Hari Jadi Takalar ke-20 yang akan dilaksanakan di Galesong Utara.

Kami memutuskan untuk melihat langsung ke pantai Jamarang untuk memastikan lokasi yang tepat bagi 10 gazebo  yang akan menandai Wisat Kuliner Jamarang. "Wah ide keren,Pak!"

Mengecat jalan beton dengan  warna pelangi. Segera saya sampaikan kepada mitra kami di Jotun yang berkenan memberi cat kayu warna-warni,"ujar saya seiring dengan semangat Lurah Bontolebang yang luar biasa. 

"Kami membeli lampu bertenaga  matahari di sana setelah melihat kabel-kabel listrik bertautan di sela-sela drainase ini, "ujar Kades Tamalate sambil.menunjuk drainase yang dipenuhi sampah di depan kami.

"Wah perlu kerja keras nih untuk membersihkan sampah yang berserakan di pantai, "kata Nurlinda. Kami pun menyepakati beberapa hal penting untuk menambah SEMARAK Indonesia di Hari Jadi Takalar ke-20 pada 10 Februari 2020.

Saya langsung menyiapkan draft kesepakatan bersama setelah Lurah Bontolebang menyatakan persetujuannya untuk memastikan Bookafe di depan sekolah siap dibuka pada peringatan Hari Jadi Takalar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun