Yansean Sianturi
Yansean Sianturi netizen

may grace be with all

Selanjutnya

Tutup

Kandidat

Romahurmuziy, Sosok Cawapres Jokowi

14 April 2018   21:07 Diperbarui: 19 April 2018   10:34 527 0 0
Romahurmuziy, Sosok Cawapres Jokowi
Ilustrasi: kpud-madinakab.go.id

Membahas sosok Romahurmuziy, sangatlah menarik. Tokoh politik representasi generasi muda yang santun dalam berbicara dan tenang dalam bersikap. Ketenangannya dapat terlihat ketika menghadapi badai internal organisasi yang mengharuskan kepengurusan berproses ke meja hijau. Tidak berhenti sampai masalah itu, manuver Romahurmuziy dan kader PPP menghadapi isu-isu politik terkini juga patut diacungi jempol. Mulai dari isu pengungkapan siapa dalang sebenarnya dibelakang "Obor Rakyat", komentar atas deklarasi Jokowi-Cak Imin (JOIN) hingga antisipasi isu pernyataan partai Allah vs partai setan dari Amien Rais. Romy sapaan akrabnya, menyatakan bahwa asal mula label komunis dan anti Islam yang diarahkan kepada Jokowi berasal dari lawan politiknya pada pilpres 2014. Romahurmuziy menegaskan bahwa "itu semua adalah betul-betul  fitnah dan hoaks, sungguh merupakan suatu keberanian sebagai koreksi atas kesalahan masa lalu.

Beliau menyatakan bahwa sebagai team pemenangan Capres 2014 Prabowo-Hatta, dirinya telah memperingatkan para pelakunya agar tidak menggunakan cara-cara fitnah untuk memenangkan calon yang didukung. Menariknya pada acara munas alim ulama minggu ini, sekaligus peringatan harlah ke-45 PPP di Semarang, telah dibacakan pula pantun oleh kader PPP untuk menduetkan Jokowi-Romahurmuziy. Apakah hal ini pertanda sinyal dari PPP yang ingin mengusulkan ketua umumnya yaitu Romahurmuziy sebagai Cawapres Jokowi?

Lebih lanjut, Siapakah Romahurmuziy ini?

Lahir di Sleman dengan pendidikan terakhir Alumnus Pasca Sarjana, jurusan teknik dan manajemen industri dari Institut Teknologi Bandung. Romahurmuziy adalah seorang teknokrat dan pernah memiliki pengalaman kerja di dunia swasta. Selesai bekerja di perusahaan swasta, kemudian menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari PPP.  Terpilih menjadi anggota DPR mewakili Dapil Jawa Tengah VII juga pernah menjabat Sekjen PPP periode 2011-2015.  Selain di legislatif, Romahurmuziy juga memiliki pengalaman di ekskutif sebagai staf khusus Menteri Koperasi dan UKM RI. 

Konflik internal, dualisme kepengurusan PPP telah memberikan pengalaman tersendiri dan menambah kematangannya dalam memimpin sebuah organisasi besar. Hantaman konflik internal yang tidak membuat partai goyah dan tetap kokoh berdiri, semakin memperlihatkan kemampuan kepemimpinan seorang Romahurmuziy yang telah teruji. Selain itu, Darah biru warga NU juga mengalir dalam tubuh Romy yang merupakan cucu dari Menteri Agama RI ketujuh, yaitu KH M. Wahib Wahab. Ibundanya seorang pendiri Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) merupakan tokoh wanita Persatuan.

Mantapkan,,,,

Komunikasi politik yang dijalin oleh Romy dengan berbagai partai pendukung Jokowi maupun partai di luar pemerintahan, tidak perlu diragukan lagi. Lobby dan diskusi baru-baru ini dengan beberapa pemimpin partai di luar pemerintahan agar bergabung dan mendukung Jokowi juga telah dilakukan. Terlepas dari berhasil atau tidaknya komunikasi politik tersebut, jelas terlihat insting dan instuisi politik beliau yang tajam untuk mensukseskan jalannya pemerintahan saat ini.

Berbicara mengenai cawapres, selain adanya dukungan dari parpol juga membutuhkan support logistik, popularitas dan tingkat elektabilitas. Hasil rilis berbagai lembaga survei, nama Romahurmuziy diakui memang elektabilitasnya masih di bawah beberapa nama calon lainnya. Hal ini terjadi, karena selama ini beliau belum memposisikan dirinya sebagai cawapres. Romy terlihat menghindar bila ditanya awak media mengenai Cawapres Jokowi yang diusulkan oleh partai dan lebih banyak menyerahkan nama cawapres kepada Jokowi.  Kesan ambisi tidak ingin ditampilkannya dan sepertinya ingin menyampaikan pesan ke rakyat bahwa partainya juga tulus dalam bergabung di partai pendukung pemerintah dan mendukung Presiden Jokowi.

Namun berbagai berita aktual yang ada di masyarakat sekarang mulai direspon dengan cepat dan lugas oleh Romy dan kader PPP lainnya. Apakah ini tanda bahwa Romy sedang berproses dan ingin menaikkan elektabilitasnya? Kader PPP yang lain juga terlihat mulai pro aktif dan memberikan wacana pencerahan di masyarakat. Terbukti, hari ini dalam menanggapi pernyataan Amien Rais yang menyebut adanya partai Allah dan partai setan, Romy terlihat sangat tenang. "Yang tahu Partai Allah itu hanya Allah, bukan Amien Rais. Sama-sama ada A-nya, tapi Allah, bukan Amien Rais," ucap Romy. Wartakota, Tribunnews, Sabtu (14/4/2018)

Usia yang masih muda yakni 43 tahun diyakini oleh berbagai pihak dapat mengeruk suara pemilih dari kalangan generasi milenial dan Islam Santri. 

Mari sama-sama kita nantikan


Salam Demokrasi