Mohon tunggu...
yani widaningsih
yani widaningsih Mohon Tunggu... Seorang Ibu Rumah Tangga

Melihat dunia dari berbagai perspektif

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Berbagi Kasih dengan Roti Hangat

24 Oktober 2020   11:11 Diperbarui: 24 Oktober 2020   11:28 250 38 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berbagi Kasih dengan Roti Hangat
Ilustrasi Pribadi | Roti Hangat / dok. pribadi

Kisah ini terjadi pada saat awal bulan datangnya pandemi Covid-19, Ketika tiba tiba dunia seperti memulai peradaban baru, seluruh dunia terhenyak, kaget tak tau harus berbuat apa, benar benar memporak porandakan seluruh sendi sendi kehidupan. 

Lockdown, PSBB, WFH, DARING, LURING, SOCIAL DISTANCING, PANIC BUYING, Istilah istilah baru muncul. Tiba tiba semua bekumpul dirumah, kebingungan  tidak tau harus berbuat apa. Informasi berseliweran banyak yang membingungkan. 

Salah satu masalah yang membuat panik adalah makanan, betapa takutnya kita saat itu, ketika datang makanan dari luar. Tapi kebutuhan untuk makan tak bisa dihindarkan. Maka suami menyarankan untuk tidak membeli makana siap saji tapi harus di olah di rumah. 

Nah salah satunya roti, karena biarpun makana utama nasi,  tapi roti salah satu makanan yang harus selalu ada. Jadi saya memutuskan untuk belajar lagi membuat roti. 

Roti juga adalah salah satu makanan kesukaan saya. Kalau pergi ke kota pasti harus beli roti, Itu yang merknya "Roti Bicara". Jika mendengar roti itu...hmmm serasa tercium harum krim atau berbagai toping yang lezat, kalau anak saya berkunjung pasti bingkisannya roti. 

Saya ingat drama korea yang berjudul Bread, Love, and Dreams yang tokoh utamanya bernama Kim Tak Gu tentang keluarga pembuat roti. Bagaimana mereka berjuang untuk mendapatkan resep roti sampai mempunyai perusahaan roti yang besar dan mempunyai ciri khas. 

Yang saya ingat roti kacang merahnya, ketika melihat adegan lagi membakar roti, serasa harum roti itu sampai kehadapan saya, apalagi ketika membuat roti selai kacang merah kesukaan. 

Maka mulailah pencarian resep roti di youtube, walau pernah membuat roti tapi sudah lupa lupa ingat,  jadi yah harus belajar lagi. Berbagai resep dicoba, berbagai tehnik diulik, satu dua kali mencoba gagal, yang kadang membuat putus asa. 

Ada yang kebanyakan ragi, sehingga rotinya menyengat bau ragi. Tidak kalis menguleni, roti menjadi bantat. Lupa memasukan gula dan garam, rasanya menjadi hambar. 

Ternyata teknik membuat roti  banyak, ada Spone and Dough, ada Perment and Dough. Tapi yang populer di youtube, tehnik metode Autolize dan metode Overnight.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x