Mohon tunggu...
Yana Haudy
Yana Haudy Mohon Tunggu... .

.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

Gembira Sekaligus Cemas Jika Sekolah Resmi Buka Lagi Juli Nanti

5 Mei 2021   15:36 Diperbarui: 6 Mei 2021   02:49 400 47 18 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gembira Sekaligus Cemas Jika Sekolah Resmi Buka Lagi Juli Nanti
Sejumlah murid mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di SD Negeri Kenari 08 Pagi, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).| Sumber: Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha

Tahun ajaran baru di Indonesia dimulai pada Juli. Sebelum dimulainya tahun ajaran baru, beberapa sekolah sudah sejak lama melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. 

Terbatas artinya hanya datang untuk praktikum, ada yang tidak memakai seragam karena sekolahnya belum resmi buka, atau hanya belajar seminggu sekali dengan surat perjanjian yang ditandatangani orangtua.

Pengecualian ada pada SMK yang boleh tetap buka sejak September 2020 untuk praktikum.

Menurut lansiran UNICEF, penutupan sekolah memiliki konsekuensi merusak sistem pembelajaran dan kesejahteraan anak.

Anak-anak yang tidak punya akses mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) sangat rentan untuk tidak pernah kembali ke sekolah selamanya karena terpaksa (atau dipaksa) menikah muda atau menjadi buruh anak.

Indonesia, negara terkuat dan berpenduduk terbanyak di ASEAN, agak ketinggalan dalam membuka kembali sekolah. Bersama Filipina, sejak diumumkannya kasus pertama Covid-19, sekolah di negara kita sepenuhnya tutup, sampai sekarang.

Sementara itu, sekolah di Malaysia sudah buka sejak 1 Maret lalu, walau kini sekolah di beberapa negara bagian tutup lagi karena lockdown. Singapura juga sudah membuka kembali sekolahnya sejak Januari 2021, dan di Vietnam bahkan sudah sejak September 2020.

Pun negara-negara yang tergabung dalam Britania Raya (United Kingdom) sudah membuka kembali sekolah sejak Maret 2021 (di Inggris) dan April (di Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara). Pangeran George dan adiknya, Putri Charlotte, juga sudah belajar lagi di sekolah mereka di Thomas's Battersea, London.

Jauh amat sampe ke Inggris, apa hubungannya sama kita? 

Kita, kan, tahu bahwa Inggris adalah negara pertama tempat ditemukannya virus corona mutasi baru B1525. Negara itu juga menempati urutan ke-7 dengan jumlah penderita Covid-19 terbanyak di dunia.

Ilustrasi sekolah tutup. Foto: unicef.org
Ilustrasi sekolah tutup. Foto: unicef.org

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN