Mohon tunggu...
Munir Sara
Munir Sara Mohon Tunggu... Yakin Usaha Sampai

Menulis adalah cara kami dari seberang Timur meraba-raba separoh dinamika di negeri ini. Anak pesisir dari Timur-NTT. Menulis untuk memuaskan diri saja, meski baru memulai. Lebih suka mendengar daripada banyak bicara. Menulis sebatas cara mengecap cita rasa keindonesiaan. Karena kompasiana ini miniatur Indonesia. Kontak : 081212450014

Selanjutnya

Tutup

Kandidat Pilihan

Gagasan Mulfacri; Pengelolaan Sumber Daya Partai

27 Desember 2019   04:11 Diperbarui: 27 Desember 2019   04:23 75 1 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Gagasan Mulfacri; Pengelolaan Sumber Daya Partai
Calon Ketua Umum PAN, Mulfachri Harahap (tengah) didampingi Calon Sekjen, Hanafi Rais (kanan) dan ketua Dewan Kehormatan PAN, Prof Amien (Sumber foto : @munir/doc/Makasar)

Dalam suatu kesempatan 23 Desember 2019 di Makasar (23 Desember 2019), calon ketua umum PAN, Mulfachri Harahap , bicara tentang bagaimana mengelola sumber daya partai. Katanya, "di partai ini, tidak semua orang mesti menjadi anggota DPR/DPRD. Oleh sebab itu, politik networking di semua lini, mesti di-create atau dikapitalisasikan untuk kader partai. 

Jadi ada kader yang jadi menjadi akademisi, entrepreneur, advokat, pekerja sosial/NGO dll dengan memanfaatkan semua lini politik networking partai. Jadi, semua orang/kader di partai, bisa menjadi apapun sesuai passion-nya tapi diadvokasi partai.  

Menurutnya, politik networking itu tidak bertumpu pada menjadi anggota DPR/DPRD saja, tapi pengelolaan sumber daya partai yang memungkinkan semua kader punya harapan untuk masa depan dan karir politik dengan basis di berbagai lapangan pekerjaan. Dengan demikian, di dalam partai ini, kader masa depan; sesuai profesionalitasnya. Ini juga dalam rangka membangun politik networking PAN ke depan.

Anda bayangkan, bila PAN ini punya networking yang kuat di semua sektor. Tentu di setiap bagian, partai ini dapat tumbuh---besar dengan titik tumbuh yang luas di semua bagian social networking. "Kita bisa belajar ini dari partai lain seperti Golkar.

Memang usia keberadaan Golkar jauh lebih tua dan matang, tapi tak ada salah kita belajar. Mereka punya networking yang kuat. Pengusaha mereka punya, akademisi, advokat, mengakar ke jaringan kepemudaan/OKP hingga birokrasi. Mereka ini ibarat tumbuhan, memiliki akar absorbsi yang sangat kuat/menyebar ke semua unsur. Milad 23/8/2019, usia PAN sudah 21 Tahun. Mestinya kita sudah punya infrastruktur untuk membangun networking yang kuat seperti partai-partai yang sudah mapan secara networking.  

Kata bang Kimung (panggilan akrab Mulfachri), ke depan, kita harus bisa membangun networking partai dengan distribusi sumber daya partai yang memungkinkan bertumbuhnya pemberdayaan kader di semua lini. Sumber daya partai tak boleh dikangkangi sekelompok kecil orang secara ownership. Tegasnya, kalau partai mau berpihak pada rakyat, buktikan dulu berpihak pada kadernya dalam hal distribusi sumber daya partai.

Menurutnya, hal ini harus menjadi agenda partai. Memang selama ini kita mengalami surplus politik, tapi secara distribusi sumber daya ke kader, kita masih mengalami defisit. Oleh sebab itu, ke depan, hal ini perlu menjadi agenda serius partai.

Pada kongres PAN 2020, paket Mulfachri-Hanafi Rais sebagai calon ketum dan sekjen. Kedua kader muda PAN ini menjadi fase baru dalam kepemimpinan muda partai. Mereka telah memancarkan paradigma yang kuat tentang pandangan-pandangan politik yang bernas tentang PAN ke depan. Tidak cuma gaduh dan bising dengan teriakan "kader siap, PAN menang," tapi gagasannya kosong melompong ! Wallahu'alam.

***Penulis Munir (Ketua Humas dan Media DPP Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN)   

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x