Mohon tunggu...
M yahya wahyudin
M yahya wahyudin Mohon Tunggu... seorang pengembala

Orang bodoh yang tak kunjung pandai

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Semangat Universalitas Islam dalam Menyikapi Pluralitas

18 April 2021   00:40 Diperbarui: 18 April 2021   00:52 53 1 0 Mohon Tunggu...

Indonesia adalah Negara dengan kemajemukan dan pluralitas yang sangat
kompleks, membentang dengan gagahnya dari Sabang sampai Merauke. Hal inilah yang membuat Indonesia kaya akan suku, agama, ras, bahasa, budaya dan istiadat. Pluralitas tersebut seharusnya tidak dijadikan sebagai perbedaan yang akan menghambat terciptanya persatuan. Secara historis berulang kali bangsa Indonesia berhasil mewujudkan cita-citanya sebagai Negara karena sebuah persatuan tanpa memandang latar belakang yang penuh perbedaan.

Pernyataan tentang pluralitas bangsa Indonesia seringkali terselip kesan
bahwa seolah-olah hal tersebut merupakan satu keunikan dikalangan masyarakat- masyarakat lain. Dan karena keunikannya, masyarakat kita memerlukan perlakuan yang unik pula, perlakukan berdasarkan paham kemajemukan (pluralisme).

Tetapi, jika kita periksa lebih jauh, kemajemukan bukan keunikan suatu
masyarakat atau bangsa tertentu.
Karena nyatanya, tidak ada suatu kelompok masyarakat pun yang benar-benar tunggal tanpa adanya unsur-unsur perbedaan didalamnya.

Ada masyarakat yang bersatu, tidak terpecah-belah. Tetapi keadaan bersatu (being united) tidakdengan sendirinya berarti kesatuan atau ketunggalan yang mutlak. Sebab, persatuan itu dapat terjadi dan justru banyak terjadi dalam keadaan yang berbeda-beda.

Kemajemukan bukan merupakan keunikan suatu masyarakat atau bangsa tertentu. Dalam Al-Quran terdapat petunjuk yang tegas bahwa kemajemukan itu merupakan suatu kepastian. 

Oleh karena itu, yang diharapkan dari masyarakat adalah menerima kemajemukan sebagaimana adanya, kemudian menumbuhkan sikap bersama yang sehat dalam kemajemukan itu sendiri. Sikap bersama tersebut akan termanifestasikan kedalam bentuk toleransi serta penghargaan yang besar terhadap seluruh perbedaan yang ada.

Secara harfiah dalam Al-Quran disebutkan bahwa sikap yang sehat dalam menyikapi pluralitas adalah menggunakan segi-segi kelebihan kita masing-masing untuk secara maksimal saling mendorong dalam usaha mewujudkan berbagai kebaikan dalam masyarakat. Sementara itu, kita serahkan persoalan perbedaan tersebut kepada Tuhan semata.

Sebagai ketentuan illahi, kemajemukan termasuk kedalam kategori sunnatullah yang tak terhindarkan kepastianya, tentu saja dan tidak perlu dijelaskan kembali tentunya bahwa perbedaan yang dapat ditenggang itu adalah yang tidak membawa kepada kerusakan kehidupan manusia.

Islam adalah agama kemanusiaan terbuka (open humanism) dan agama terbuka (open religion) yang dapat menjadi agama masa depan manusia modern, begitulah kira-kira ungkapan seorang jurnalis asal Perancis Emil Dermenghem pernyataan tersebut tentunya bisa menjadi angin segar serta menjadi motivasi agar umat muslim bisa mengejawantahkan nilai-nilai universalitas Islam kedalam kehidupan yang plural.

Sebagai bahan refleksi, kita meski berkaca pada kejadian historis bahwa Islam pernah mempunyai peradaban maju yang sanggup menjadi peradaban global, hal itu berdasar pada sebuah pondasi kuat yaitu terciptanya ekosistem kosmopolitanisme. Kosmopolitansme Islam pernah menjadi kenyataan sejarah yang meratakan bagi terbentuknya warisan kemanusiaan yang tidak dibatasi oleh pandangan-pandangan kebangsaan sempit dan parokialistik.

Kosmoplitanisme peradaban Islam itu muncul dalam sejumlah unsur dominan, seperti halnya batasan etnis serta kuatnya pluralitas budaya dan heterogenitas politik. secara eksplisit kosmopolitanisme itu muncul dan menampakan diri dalam unsur dominan yang menakjubkan, yaitu kehidupan beragama yang elektik selama berabad-abad. Dengan begitu kemajemukan dan pluralitas yang hadir ditengah-tengah masyarakat bisa bertransformasi menjadi sebuah kesatuan demi terwujudnya sebuah peradaban dengan dilandasi sikap keterbukaan, saling menghargai serta tumbuhnya nilai toleransi.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x