Yadi Pebri
Yadi Pebri Ketum Pimpinan Pusat HPP Muratara

Mengukuhkan KOMITMEN Pemuda Perantau MEMAJUKAN TANAH KELAHIRAN

Selanjutnya

Tutup

Muda

Modal Pemuda Perantau untuk Memajukan Tanah Kelahiran

13 November 2017   11:16 Diperbarui: 13 November 2017   11:26 348 0 0
Modal Pemuda Perantau untuk Memajukan Tanah Kelahiran
dok pribadi

Bangsa indonesia salah satu negara terluas di dunia berdasarkan luas kepulauan dan perairan, yang terbagi dalam 513 kab/kota di seluruh pelosok negeri.

Dengan Penduduk lebih kurang 261 juta jiwa orang, dan sampai tahun 2045 kita akan mengalami bonus demografi dimana yang berusia 15-64 tahun mendominasi 50-70 persen.

Ada 415 kabupaten hampir semuanya masuk kategori daerah berkembang dan tertinggal, Rata-rata anak-anak muda yang belajar dan mencari ilmu di kota-kota terdekat atau di kota-kota maju di indonesia.

Seluruh anak muda yang mencari ilmu itu kita sebut mereka semua pemuda perantau, mencari ilmu pengetahuan dan lain-lain, agar kelak di kemudian hari bisa berpartisipasi dalam misi Memajukan Tanah Kelahiran mereka.

Tentunya mereka semua harapan bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya, adapun modal yang harus dimiliki oleh pemuda-pemuda perantau itu untuk berkontribusi membangun daerah atau Memajukan Tanah Kelahiran, Kita menyebutnya dengan KEKEK singkatan dari Kesadaran, Kepribadian dan Komitmen.

  • Kesadaran

Pemuda perantau harus menyadari bahwa dirinya harapan keluarga dan masyarakat, harus punya kesadaran bahwa kelak pulang membawa hasil dari perantauan yang harus di aplikasikan di tengah-tengah masyarakat.

Kesadaran ini harus muncul dalam pikiran pemuda perantau, bahwa tugasnya juga sebagai kaum intelektual muda sebagai pelopor perubahan dan Konseptor peradaban.

  • Kepribadian

Yang satu ini takkala pentingya, pemuda perantau harus punya kepribadian sesuai salah satu isi dari Trisakti Bung Karno, "Berkepribadian dengan Berkebudayaan".

Jangan sampai jadi pribadi yang tidak berkepribadian baik, dan terkena arus globasisasi yang menyebabkan terjebak dalam kubangan hedonisme.

  • Komitmen

Apa jadinya orang-orang yang punya kesadaran dan kepribadian, namun tidak memiliki komitmen, untuk Memajukan Tanah Kelahiran. Lihatlah apa yang sudah terjadi di sekitaran kita dari berbagai profesi dan pejabat-pejabat daerah maupun pusat,

Mereka orang-orang terdidik karena tidak memiliki komitmen, banyak yang tersandung kasus korupsi, suap dan  pungli dan lain lain. Ada juga yang kerja hasilnya tidak maksimal dan serba formalitas dan pencitraan dengan harapan pujian baik di oleh pimpinan namun hasilnya nol.

KEKEK ini modal dasar yang harus dimiliki oleh seluruh pemuda perantau untuk Memajukan Tanah Kelahiran, Karena pemuda perantau harapan masyarakat di daerahnya, dan semoga pemuda perantau tidak melupakan Tanah Kelahirannya.

Secara khusus tanah kelahiran kita desa/Kab/Kota dan Secara umum tanah kelahiran yang dimaksud bangsa indonesia.

Bangsa kita tidak kurang orang-orang terdidik, setiap tahun ada puluhan ribu bahkan ratusan ribu sarjana baru bertambah, tapi bangsa kita kekurangan orang-orang terdidik itu yang punya kesadaran, kepribadian dan komitmen untuk Memajukan Tanah Kelahiran

Ayolah kita pemuda untuk bersama-sama bahu membahu, mengajak pemuda-pemuda lainnya. Untuk berperan dalam Memajukan Tanah Kelahiran. Karena itu tugas sejarah yang harus kita jalankan, Pilihan kita ada dua jadi pelaku sejarah atau hanya sebagai pengingat sejarah.