Mohon tunggu...
Susan T.
Susan T. Mohon Tunggu... Desainer -

Hidup dalam dunia desain fashion & desain kata - kata adalah hidup di dunia imajinasi yang nyata

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Jika...

29 Juli 2018   13:29 Diperbarui: 29 Juli 2018   13:33 250
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dokumentasi pribadi

Jika untuk mengerti rasa senang, bahagia dan terhibur, cukup hanya dengan kedatanganmu . 

Jika untuk mengerti rasa sedih, kecewa dan berakhir ditinggalkan, cukup dengan kepergianmu.

Jika untuk mengerti rasa rindu, kangen dan putus asa, cukup dengan kehilanganmu. 

Jika untuk merasakan bersatunya kembali semua rasa itu, cukup dengan kehadiranmu lagi. 

Jika semua rasa itu bisa ku dapat dari seseorang  sepertimu,  masihkah kuperlukan orang lain untuk ku bisa mengerti semua rasa itu?? 

Cukuplah satu orang saja sepertimu untuk menjungkirbalikkan perasaanku yang tak dapat kucegah datangnya bagai badai, bagai gelombang lautan  dalam. 

Keras,  cepat,  menghantamkanku ke tembok dan menghempaskanku ke karang. 

Sakit tapi tetap bangkit  mencoba bertahan. 

Jika saja kau tau,  menangis hanya satu - satunya cara yang bisa kulakukan untuk mengungkapkan semua rasa itu. 

Jika orang bertanya, aku akan selalu bilang bahwa itu tangisan  bahagia meski sebenarnya aku terluka, sangat terluka. 

Terluka karena kedatanganmu yang tak dapat kusambut dengan semestinya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun