Mohon tunggu...
Siti nurjanah
Siti nurjanah Mohon Tunggu... Freelancer - Blogger

Suka melakukan perjalanan, baca buku, nonton film atau drama juga mendengarkan musik. - Nulis juga di : https://www.stnurjanahh.com - IG dan Twitter : @st_nurjanahh

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

"Edward Scissorhands" Ketika Cinta Tak Bisa untuk Bersatu

22 Februari 2019   00:37 Diperbarui: 22 Februari 2019   01:32 567
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Edward Scissorhands (Doc.Movie Poster.com)

Februari itu identik dengan bulan cinta, dimana banyak orang telah mentasbihkan adanya hari kasih sayang yang kerap diperingati setiap tanggal 14, di berbagai penjuru dunia. Di negeri sendiri, moment itu pun juga banyak yang merayakannya dan biasanya sering banget diputar musik-musik bertema cinta atau ditayangkan film yang romantis.

Bicara mengenai film bertema cinta, banyak banget yang Saya sukai sebenarnya. Iya..karena drama seperti itu menjadi salah satu yang favorite. Ada satu film lama yang masih sangat Saya ingat, bahkan sudah beberapa kali di tonton dan sudah lama ingin menulis reviewnya.

Tema besarnya kalau Saya ambil kesimpulan seperti "kasih tak sampai". Adalah Edward (Johnny Depp) sebuah produk ciptaan  profesor tua yang hampir mendekati bentuk manusia sempurna. Mereka tinggal di sebuah kastil  tepat diatas sebuah pemukiman. Namun sayang sang profesor keburu meninggal ketika hendak mengganti tangan Edward yang masih berupa gunting.

Hingga di suatu hari, seorang wanita bernama Peg yang betugas sebagai sales kosmetik dan jasa kecantikan mendatangi kastil itu tanpa pernah tahu ada apa di dalamnya. Awal perjumpaan Ia sangat terkejut ketika melihat Edward (seperti monster bertangan gunting). Akan tetapi bukannya takut dengan bentuk yang tidak seperti manusia biasa, dengan jari-jari berbentuk gunting. Peg justru ingin membantu Edward dan memintanya ikut tinggal di rumahnya.

Diam-diam Edward memendam rasa suka kepada anak perempuan Peg, yaitu Kim (Winona Ryder) yang dilihat pertama kalinya melalui sebuah foto ketika baru tiba di rumah Peg. Awal perjumpaan mereka pun kurang berkesan baik,  semula Kim takut dengan sosok Edward yang penuh dengan gunting sebagai ganti tangannya. Tapi lambat laun Ia pun terbiasa dengan segala tindak laku Edward.

Disisi lain, banyak tetangga yang bergunjing dan bahkan takut melihat sosok Edward yang berbeda. Namun, karena sikap dan kemampuannya yang unik ketika bisa memangkas tanaman di sekitar komplek perumahan itu menjadi lebih bagus, tetangga Peg menjadi simpati dan menerima keberadaannya. Bahkan Edward dipercayai untuk menata rambut khususnya para ibu-ibu itu.

Sayangnya kebahagiaan Edward di tempat barunya mulai terusik dengan berbagai macam kejadian. Berbagai masalah demi masalah berdatangan, karena fitnah dan provokasi salah satu tetangga, Edward jadi dibenci oleh para tetangga dan terutama oleh kekasih Kim yang tidak menyukai Edward. Bahkan dengan rencana jahatnya, Edward sampai dijebak hingga di kejar polisi dan para tetangga yang lain pun banyak yang terhasut dan mulai tak menyukai Edward.

Kolaborasi Tim Burton dan Johnny Depp dalam film "Edward Scissorhands" ini banyak mendapat pujian. Jalan cerita yang tak biasa hingga karakter unik berpenampilan gothic ini cukup mencuri perhatian. 

Ditambah dengan akting Depp yang luar biasa, dengan sangat lihai Ia mampu menghidupkan karakter Edward dengan sorotan mata, mimik dan ekspresi wajah , gaya bicara hingga gaya berjalan serta tentu saja kehebatan efek make-up yang dipakainya. Kabarnya melalui film inilah nama Depp mulai diperhitungkan sebagai salah satu aktor serba bisa.
 
Romansa yang tercipta antara Kim dan Edward memang tak terlalu banyak, akan tetapi ada salah satu scane yang cukup memorable. Ketika di malam natal, saat salju tak turun. Dengan tangan guntingnya Edward memahat sebuah bongkahan es membentuk sosok malaikat. Kim yang menatapnya begitu takjub hingga terbawa suasana dan menari di bawah serpihan es yang berjatuhan seperti salju.

Ice Dance (Doc. Youtube)
Ice Dance (Doc. Youtube)
Ada beberapa dialog yang cukup menarik dalam film ini menggambarkan perasaan terdalam mereka yang mencinta tapi tak bisa untuk bersatu.

"Before he come down here,it never snowed and afterwards it did. I don't think it would be snowing now if he weren't still up there. Some times you can still catch me dancing in it" [Kim]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun