Mohon tunggu...
Ina Tanaya
Ina Tanaya Mohon Tunggu... Penulis Lepas, Blogger dan Bidang Sosial

Blogger, Penulis , Traveller

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Jangan Anggap Enteng Covid 19, Sudah Dua Kali Vaksin Tidak Menutup Kemungkinan Terinfeksi

23 Juni 2021   16:23 Diperbarui: 24 Juni 2021   14:31 398 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jangan Anggap Enteng Covid 19, Sudah Dua Kali Vaksin Tidak Menutup Kemungkinan Terinfeksi
Warga melintas di depan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus Corona di Petamburan, Jakarta, Rabu (16/9/2020). Mural tersebut dibuat untuk mengingatkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas karena masih tingginya angka kasus COVID-19 secara nasional. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.(ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Kemarin siang, saya dikagetkan oleh berita di WhatsApp grup, anak Ibu Yuli (bukan nama sebenarnya} yang bernama Bambang (bukan nama sebenarnya) berusia 31 tahun meninggal dunia pada jam 11 siang. 

Dua hari sebelumnya kami memang diberitahukan bahwa Ibu Yuli dan anaknya, Bambang yang berusia 31 tahun itu terpapar covid. Mereka tak bisa mendapatkan tempat di rumah sakit karena dianggap gejala ringan, jadi mereka hanya isolasi mandiri.

Ternyata hanya selang sehari setelahnya, berita yang mengagetkan itu terjadi. Hampir tidak percaya kepada kenyataan dan berita yang dikabarkan sangat mendadak.

Lalu, pertanyaan mendasar pun timbul dari orang-orang yang kurang mengenal Ibu Yuli dan Bambang, "Loh, kok bisa yah, dia terpapar Covid 19, padahal keduanya sudah divaksin Sinovac dan Astra Zeneca bulan April dan Juni yang lalu".

Saya yang cukup dekat dengan Ibu Yuli, dua minggu sebelum kematian Bambang, Ibu Yuli berbincang kepada saya untuk sharing, apakah bahaya jika putranya yang punya komorbid asma itu divaksin Astra Zeneca.

Saya jelaskan kepada Ibu Yuli, bahwa saya bukan seorang dokter. Saya menghimbau Ibu Yuli jika ragu-ragu untuk divaksin karena anaknya punya komorbid asma sebaiknya konsultasi kepada dokter dulu. Dalam konsultasi pasti dokter akan bertanya berbagai macam dan memeriksa kondisi pasien. 

Nah, setelah pertanyaan itu saya sendiri tak menindaklanjuti apakah Ibu Yuli dan Bambang itu akhirnya divaksin atau tidak.

Ternyata Kembali kepada raut muka pelayat yang sangat penasaran untuk menanyakan kepada keluarganya apakah Ibu Yuli dan Bambang sudah menerima vaksin. Dijawab dengan sangat lugas bahwa keduanya sudah menerima vaksin.

Bambang meninggal dunia di usia yang sangat muda , 31 tahun, dengan tenang tanpa kegaduhan karena dia hanya tinggal bersama ibunya yang sudah merupakan seorang janda.

Hal yang jadi pemikiran para tamu di ruang zoom saat itu, adalah kenapa kedua orang ini bisa terpapar Covid, karena kami semua sebagai teman dekat dan kerabatnya mengenal mereka ini sangat taat kepada prokes.

Yang menyedihkan suasana haru di zoom bertambah pekat ketika jenazah itu ternyata belum ada menyentuh karena ibunya sendiri sakit Covid dan enggak kuat untuk menanganinya.  

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x