Mohon tunggu...
Julian Asahi
Julian Asahi Mohon Tunggu... Guru - Never Give up

Bermimpi tanpa berusaha kosong Berusaha tanpa bermimpi hampa Bermimpilah dan berusahalah wujudkan impianmu...

Selanjutnya

Tutup

Love

Membunuh (Perasaan) Tanpa Membunuh (Seseorang)

6 Agustus 2021   09:04 Diperbarui: 6 Agustus 2021   11:13 30 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Membunuh (Perasaan) Tanpa Membunuh (Seseorang)
Love. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Prostooleh

Cinta bisa tumbuh di hati siapa saja dan kapan saja. Tidak peduli apakah orang itu belum memiliki pasangan atau sudah memiliki pasangan. Tidak memandang umur masih muda atau sudah tua, semua bisa saja jatuh cinta kapan saja dan pada siapa saja. Hingga muncul istilah cinta segitiga, Ketika ada dua orang atau lebih yang jatuh hati atau memiliki ikatan cinta dengan satu orang, atau seseorang yang mencintai lebih dari satu orang.

Jika hal ini terjadi pada seseorang yang belum menikah mungkin tidak menjadi begitu masalah karena belum adanya ikatan perkawinan yang sah. Meskipun hal ini tetap akan membuat seseorang atau beberapa orang merasa tersakiti. Namun dampaknya tidak akan separah jika hal ini terjadi pada seseorang yang sudah menikah atau sebuah keluarga. Hal ini bisa membuat sebuah keluarga hancur, anak anak menjadi terlantar dan sebagainya. Mungkin akan lebih banyak dampak negatifnya dari pada dampak positifnya.

Disini saya mencoba membuat beberapa tips atau cara untuk menghindari hal hal yang bisa mengakibatkan terjadinya cinta segitiga bagi yang sudah menikah atau berkeluarga. 

Jangan mencari jalan : Pertama menurut saya, jangan mencari jalan untuk tertarik dengan wanita atau lelaki lain. Di era yang serba modern, dengan banyaknya media sosial terkadang kita terlena dan tanpa sadar mengarahkan kita untuk meliahat foto foto atau video video perempuan cantik atau lelaki yang gagah. Berawal dari saling like, saling komentar, saling kirim pesan bisa jadi saling tukar nomor whatsapp dan sebagainya. Ketika hal ini terjadi, ini sama artinya kita membuka jalan. Mulai saling mengenal saling jatuh cinta, tanpa kita sadar bahwa kita sudah memiliki pasangan.

Jangan Sering curhat kepada teman yang berlawanan jenis dengan kita. Karena terkadang rasa simpati dan empati bisa menimbulkan perasaan perasaan yang lain. Tidak jarang karena kita merasa nyaman bercerita dengan teman kita, bisa berubah menjadi rasa ingin memiliki. Mulai merasa tidak nyaman dengan pasangan kita sendiri. Menjadi perasaan cinta yang besar.

Jangan menggoda lawan jenis kita, walaupun dengan maksud hanya bercanda dan sebagainya. Terkadang cinta bisa dating hanya karena sebuah candaan, karena tidak semua orang bisa bercanda. Kadang ada orang yang suka dengan kita, kita tidak pernah tahu namun ada seorang rekan yang iseng memasangkan kita. Atau kita sendiri yang menggodanya mungkin dengan panggilan panggilan sayang dan sebagainya. Mungkin terkadang hal sepele seperti ini bisa membekas di perasaan orang lain, dan menjadi sebuah pemikiran lalu jatuh cinta.

Setia : Setialah dengan pasangan kita, apapun yang terjadi. Karena dengan kita setia dengan pasangan kita maka kita akan lebih mampu menjaga perasaan kita agar tidak tergoda dengan orang lain. Seberapapun besar godaan yang ada jika kita memiliki rasa setia maka kita akan mampu melawan godaan itu.

Bunuh (perasaan) diri : Ketika kita merasa tergoda dengan orang lain, cepat bunuh perasaan itu dari diri kita. Seberapapun besar perasaan kita, jauhi hal hal yang membuat kita mengingat orang lain dan menaruh perasaan pada orang lain. Jika sampai hal ini terjadi segera bunuh perasaan itu, jangan biarkan membesar dan jangan biarkan menjadi lebih besar. 

Pikirkan akibatnya ke depan : Ketika semua ini akan terjadi, pikirkan akibatnya kedepan. Apa yang akan terjadi jika sampai kita terjerumus dalam cinta segitiga yang pastinya akan berakhir dengan perselingkuhan. Bagaimana nasib anak anak kita, istri atau suami kita. Keluarga kita baik dari pihak kita ataupun pasangan kita.

Mungkin dengan mempertimbangkan hal hal diatas kita bisa menghindari peristiwa yang tidak diinginkan. Sekali lagi ini hanyalah pendapat saya bukan pendapat umum.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN