Mohon tunggu...
Akhlis Purnomo
Akhlis Purnomo Mohon Tunggu... Penulis

Menulis, kesehatan dan olahraga

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi Artikel Utama

Revolusi Dukcapil: Bisakah Mengurus Dokumen Cepat Tanpa Pungli?

26 Februari 2021   13:57 Diperbarui: 28 Februari 2021   10:01 1200 16 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Revolusi Dukcapil: Bisakah Mengurus Dokumen Cepat Tanpa Pungli?
Mutu layanan dukcapil sedang direvolusi. (Foto: https://www.bejiharjo-karangmojo.desa.id/first/artikel/349)

JANGAN mau lagi menunggu penerbitan KTP elektronik atau mengurus Kartu Keluarga sampai berbulan-bulan. Kalau Anda sampai sekarang harus gigit jari menunggu keluarnya KTP dan KK dan tak kunjung ada kejelasan, saatnya Anda sebagai warga negara yang sudah membayar pajak berteriak protes. Jangan pasrah begitu saja.

Apalagi pemerintah pusat sudah mengutarakan komitmen kuat untuk merombak mutu layanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil). Baru-baru ini saya mendengar pemerintah melancarkan sebuah gerakan revolusi dukcapil yang selama ini sudah dikenal sangat ruwet dan berbelit-belit. 

Ada saja masalah saat kita harus mengurus dokumen-dokumen penting kependudukan semacam KTP, Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, dan lain sebagainya.

Tantangannya selama ini juga sangat kompleks. Ada yang berkaitan dengan pungutan liar yang sangat mengakar di sejumlah oknum jajaran birokrasi dukcapil.

Ada juga yang berkaitan karena problem geografis (jauh dari pusat pemerintahan), kendala teknologi, dan sejenisnya. Namanya saja mengurus pencatatan kependudukan sebuah bangsa yang besar dengan jumlah populasi lebih dari 270 juta jiwa, pastinya problemnya juga tak sedikit dan sama sekali tidak sederhana.

Jangan Maklumi Pungli

Siapa yang tidak muak dengan pungutan liar saat harus mengurus dokumen-dokumen kependudukan dan catatan sipil? Jika Anda tak tahan lagi, adukan saja lewat saluran HALO DUKCAPIL Call Center 1500537, akun Twitter @dukcapil_kdn, nomor WhatsApp 08118005373, dan email callcenter.dukcapil@gmail.com. Sebagai whistlebloweratau pelapor tindak pungli, identitas Anda akan dilindungi sepenuhnya.

Nah, sudah ada itikad baik dari pemerintah begini, tergantung pada kita lagi. Apakah kita juga mau berubah? Saya mengamati bahwa saat pemerintah sudah bertekad mengubah diri, kadang sebagian masyarakat enggan mengikuti. Masih saja setia dengan pola pikir lama yang merasa kurang sreg atau kurang sopan saat mengurus dokumen tanpa memberi 'amplop' atau 'uang rokok'. 

Inilah yang harus diberantas juga dalam benak masyarakat kita. Pungli itu tidak baik. Jadi saat birokrasi sudah menahan diri, jangan sampai masyarakat ada yang masih memberi. 

Di sini, dosa itu malah bukan pada si birokrat malah pada Anda sebagai warga yang malah melestarikan pola pikir korup di negara Anda sendiri.

Saat Kementerian Dalam Negeri sebagai lembaga yang mengurusi dukcapil di negeri ini sudah mau berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publiknya, marilah kita sebagai masyarakat harus mendukungnya secara solid. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN