Mohon tunggu...
wulanekah
wulanekah Mohon Tunggu... Freelance

Nulis adalah obat | Belajar menuangkan kegelisahan dalam tulisan | Berharap tulisan yang masih amburadul ini bermanfaat bagi yang membaca | IG dan Twitter : @wulanekah |

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Salikah, Buku tentang Cerita Cinta yang Menautkan Tuhan

14 September 2020   01:36 Diperbarui: 14 September 2020   01:55 72 23 5 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Salikah, Buku tentang Cerita Cinta yang Menautkan Tuhan
Cover Buku SALIKAH

Membaca buku Salikah karya Bu Anis Hidayatie dkk ini membuat saya sedikit tertabok tentang konsep cinta. 

Yang biasanya cinta dipuja-puja sebagai bentuk hubungan antara laki-laki dan perempuan, dalam buku ini diceritakan lebih dari itu.

Buku yang berisi 11 BAB ini secara antalogis menceritakan slice of life (cuilan-cuilan kisah hidup) yang dialami oleh Salikah sepeninggal suaminya.

Salikah diceritakan sebagai perempuan dari latar belakang keluarga pemuka agama Islam yang cukup terpandang di masyarakat. Suaminya yang punya usaha sendiri juga mendukung kemampuan ekonomi mereka di atas rata-rata.

Perjalanan kehidupan yang penuh cinta, menenangkan, religius, dan serba kecukupan tiba-tiba tersandung krikil-krikil tajam. Sedikit guncangan telah terjadi. Selepas sang suami meninggal dunia, Salikah menjadi kepala keluarga untuk kedua putra dan ibu mertuanya.

Otomatis Salikah mewarisi peran suaminya umtuk menafkahi, melindungi, menjaga keluarga. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan, dia rela untuk melakukan banyak pekerjaan. Berdagang keliling salah satunya. Tak peduli betapa terhormatnya status 'kyai' yang melekat pada keluarganya.

Keluarga besarnya sempat memprotes aktivitas Salikah tersebut, bikin malu status keluarga katanya. Apalagi mereka dari kalangan religius yang menganut konsep perempuan lebih baik di rumah. Terlalu keluyuran di luar rumah bukanlah konsep 'perempuan baik-baik'.

Tapi apalah daya, rezeki Salikah ada di jalanan. Salikah teguh pada pendiriannya bahwa mengasuh dan membesarkan dua buah hatinya adalah tanggung jawabnya.

Dia tak mau membebani sanak saudara, secara material maupun mental. Biarlah panas terik membakar, hujan mengguyur, Salikah akan tetap maju paling depan untuk menjemput rezekinya. Uwuu. Sebuah kisah romantis, bentuk cinta kasih dan pengabdian perempuan single parents untuk keluarganya.

BAB lainnya ada juga yang membahas tentang warga yang nyinyir karena Salikah menolak lamaran pria-pria baru. Dikatainya Salikah sebagai perempuan sombong, tak tau diri, jual mahal. Kata mereka, kalau punya suami kan enak, tidak perlu bekerja keras sendirian. Ahh, sayangnya Salikah terlalu keras kepala untuk move on dari almarhum suaminya. Cinta untuk pasangan baginya satu, tak peduli masih satu atau berbeda alam.

BAB lain juga menceritakan Salikah menautkan Tuhan dalam hidupnya. Ia selalu menyandarkan segala urusan duniawi kepada Tuhannya (Allah). Tentang pasangan, cinta, rezeki. Bisa disebut 'manunggal kawula Gusti' istilahnya. Bahkan kematian suaminya bukan dianggap musibah untuknya, justru itu membuat dia semakin mendekatkan diri sama Allah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN