Mohon tunggu...
wulanekah
wulanekah Mohon Tunggu... Freelance

Nulis adalah obat | Belajar menuangkan kegelisahan dalam tulisan | Berharap tulisan yang masih amburadul ini bermanfaat bagi yang membaca | IG dan Twitter : @wulanekah |

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

English Vinglish, Film yang Sarat akan Pemberdayaan Perempuan

8 September 2020   23:31 Diperbarui: 8 September 2020   23:52 60 12 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
English Vinglish, Film yang Sarat akan Pemberdayaan Perempuan
Sumber Gambar : imdb.com

Film Bollywood yang rilis pada tahun 2012 ini menceritakan kisah seorang istri bernama Shashi. Shashi ini seorang ibu rumah tangga yang mengurus suami, dua anak, dan mertuanya. Ia juga nyambi membuat cemilan khas India, laddoo. Rasa laddoo bikinannya yang nikmat membuat para tetangganya betah menjadi pelanggan setia.


Sebagai keluarga kelas menengah, suami Shashi yang bernama Satish bekerja di perusahaan multinasional yang sehari-hari berbicara dengan bahasa Inggris. Kedua anak mereka pun juga fasih berbahasa Inggris. Suatu hari Shashi salah melafalkan kata ‘jazz’ menjadi ‘jhaaaz’. Suami dan anak-anaknya menertawakan hal itu. 

Mereka menjadikan kelemahan ibunya itu sebagai bahan guyonan dan ledekan hampir setiap waktu.
Sashi cukup tersinggung dengan kelakuan suami dan anaknya itu, tapi dia memilih untuk diam.

 Ia menjalani aktivitas jualan laddoo dengan riang hati. Suaminya sebenarnya juga kurang mendukung kegiatan Shashi tersebut. Satish beranggapan bahwa kegiatan jualan Shashi hanya membuang-buang waktu. Menurutnya kenikmatan masakan seorang istri tidak perlu diperjualbeliakan, selama sang suami masih sanggup menafkahinya.


Shashi tidak peduli. Membuat orang bahagia dengan masakan yang dibuat dengan tangannya membuatnya turut bahagia. Oleh karena itu dia tetap membuat dan menjual laddoo bersama asistennya.


Minggu depannya, kakak kandung Shashi yang tinggal di New York akan menikahkan putri pertamanya. Berdasarkan kesepakatan keluarga, Shashi berangkat sebulan sebelumnya untuk membantu persiapan acara pernikahan. Sementara Satish dan kedua anaknya akan menyusul nanti mendekati hari H pernikahan.


Shashi yang kemampuan berbahasa Inggrisnya minim, sedikit minder untuk berpergian ke luar negeri sendirian. Tapi suaminya terus membujuk agar Shashi berangkat dahuluan. Shashi diberi dua hapalan kalimat sakti berbahasa Inggris untuk menjawab pertanyaan petugas bandara.


Perjalanan Shashi dari India ke New York penuh dengan kebingungan. Semua orang berbahasa Inggris. Sashi sangat kikuk. Untung dia bertemu dengan penumpang lain yang mau membantunya. Dia duduk di samping kakek yang diperankan Amitabh Bachchan. Kakek inilah yang juga membantu Sashi dalam menerjemahkan bahasa Inggris ke bahasa Hindi.  


Sampai di New York, Shashi disambut oleh kakak dan dua keponakannya. Amaaann, urusan berbahasa Inggris ada backingannya. Mereka menghabiskan hari dengan berkeliling di kota Manhattan. 

Hari-hari berikutnya Shashi gabut sendirian di rumah, kakaknya pergi bekerja. Ponakannya satunya juga kerja dan satunya kuliah. Daripada bosan di rumah terus, ponakannya yang bernama Radha mengajak Shashi ke kampus. Sementara Radha kuliah, Shashi diminta untuk menunggu di kedai kopi.


Nahh, moment inilah yang bikin Shashi down dan ngerasa banget butuh belajar bahasa Inggris. Saat dia diminta memilih menu pake obrolan dialog bahasa Inggris, dia tidak bisa menjawabnya. Penjaga kasir marah-marah karena Shashi kelamaan milih dan ganggu antrian. Karena sedang panik dan ngerasa tertekan, Shashi nggak sengaja nabrak orang. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x