Mohon tunggu...
Wiwin Zein
Wiwin Zein Mohon Tunggu... Freelancer - Wisdom Lover

Tinggal di Cianjur

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Menguji Reputasi Xavi di Laga Hidup-Mati

7 Desember 2021   04:30 Diperbarui: 7 Desember 2021   18:50 1436
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Xavi Hernandez, pelatih Barcelona (sumber : kompas.com)

Juara lima kali Liga Champions UEFA, Barcelona harus menjalani Liga Champions UEFA musim ini dengan terseok-seok. Tim asal Catalunia, Spanyol tersebut sampai pertandingan ke-5 (dari 6 pertandingan) fase Grup E belum bisa memastikan lolos ke fase knockout 16 besar.

Padahal biasanya, Barca sudah bisa menyegel satu tempat di fase knockout 16 besar lebih awal ketika pertandingan masih tersisa satu atau dua pertandingan lagi. Namun kini tidak lagi. Barca saat ini bukanlah Barca era Guardiola dulu.    

Kepastian bisa atau tidaknya Barca lolos ke fase knockout 16 besar Liga Champions UEFA harus ditentukan di pertandingan terakhir (pertandingan ke-6).  Kalau Barca bisa memenangkan pertandingan terakhir itu, maka Barca dipastikan bisa mendapatkan satu tiket tersisa dari jatah dua tiket Grup E ke fase knockout 16 besar.

Satu tiket lain Grup E jauh-jauh hari sudah disegel Bayern Munchen. Bayern Munchen memang sejak awal pertandingan fase Grup E terus menjadi  pemuncak klasemen Grup E.

Sialnya di pertandingan terakhir fase Grup E Kamis dini  hari nanti (09/12), Barca harus menghadapi Bayern Munchen dalam laga hidup-mati. Ini tentu semacam "mission impossible" bagi pasukan Xavi Hernandez.

Mengapa? Mengacu kepada data yang diambil dari uefa.com, menghadapi Munchen,  Barca sering mengalami kekalahan. Dari 11 (sebelas) kali pertemuan di Liga Champions, Barca hanya mampu menang dua kali atas Munchen dan satu kali bermain imbang. Selebihnya sebanyak 8 kali Barca mengalami kekalahan dari Munchen. 

Barca terakhir kali kalah dari Munchen di pertandingan pertama fase Grup E Liga Champions musim 2021-2022 ini (15/09/2021). Padahal saat itu Barca bertindak sebagai tuan rumah, tapi kalah telak 0-3 dari Munchen.

Bahkan di pertemuan sebelum pertandingan pertama fase Grup E Liga Champions tersebut, Barca dihajar habis-habisan oleh Munchen dengan skor memalukan 2-8.  Hal itu terjadi di pertandingan perempat final Liga Champions UEFA musim 2019-2020.

Kendati Barca saat ini ditangani oleh salah satu legenda mereka yakni Xavi Hernandez, nampaknya akan tetap berat bagi Barca untuk memperoleh kemenangan. Skuad Barca saat ini bukan skuad Barca seperti ketika Xavi menjadi pemain.

Lagi pula tim yang akan dihadapi nanti bisa dikatakan salah satu kandidat kuat juara Liga Champions musim ini. Munchen selama pertandingan fase grup tampil sempurna. Dari 5 kali pertandingan, Munchen tak pernah seri apalagi kalah dari lawan-lawannya sesama penghuni Grup E.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun