Mohon tunggu...
Wiwin Zein
Wiwin Zein Mohon Tunggu... Freelancer - Wisdom Lover

Tinggal di Cianjur

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Tak Hanya Jakarta, Banjir Juga Melanda Sejumlah Wilayah

23 Februari 2021   08:34 Diperbarui: 23 Februari 2021   08:42 456
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Banjir yang merendam salah satu desa di Karawang, Jawa Barat (kompas.com)

Hujan yang mengguyur sejumlah provinsi yang ada di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi terutama sejak awal bulan Januari lalu sampai bulan Februari ini lalu telah mengakibatkan musibah banjir di banyak tempat. 

Sejumlah tempat di provinsi Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan tentu saja DKI Jakarta tergenang air hujan cukup parah. Selain menelan banyak korban harta yang tidak sedikit, di beberapa tempat bahkan banjir ada yang sampai menelan korban jiwa.

Kita semua tentu saja merasa prihatin dengan musibah ini. Semoga saudara-saudara kita yang terkena muusibah diberi kekuatan dan kesabaran. Tak kalah pentingnya pula, semoga musibah banjir segera berakhir.

Terjadinya musibah banjir di sejumlah tempat itu sejak awal tahun ini memang sudah diprediksi oleh BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), mengingat sebagian besar wilayah di Indonesia sudah memasuki puncak musim hujan. Selain itu ada potensi terjadinya cuaca ekstem, sehingga BMKG mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Selain karena faktor alam, yakni bahwa saat ini memang telah memasuki puncak musim hujan dan adanya cuaca ekstrem, banjir juga tidak terlepas dari faktor manusia itu sendiri. Seperti karena manusia mengeksploitasi alam secara membabi buta, membuang sampah sembarangan, termasuk mendirikan bangunan di atas tanah resapan air atau di bantaran kali, dan lain-lain.

Jadi karena dua faktor di atas, menjadi "wajar" jika banjir datang menerjang tanpa melihat wilayah atau daerah. Artinya memang "wajar" jika banjir terjadi di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, atau daerah lainnya.

Dalam masalah banjir di antara beberapa wilayah provinsi di atas, yang paling rawan banjir tentu DKI Jakarta. Hal itu karena DKI Jakarta merupakan wilayah yang paling padat di antara wilayah-wilayah lain. Banyak daerah resapan air di sana sudah sejak lama ditanami gedung-gedung tinggi dan bantaran kali banyak dijadikan tempat hunian.

Tidak heran jika curah hujan cukup tinggi, air akan langsung meluap masuk ke pemukiman-pemukiman dan menggenangi banyak tempat lainnya. Apalagi jika dalam waktu bersamaan wilayah Jakarta mendapat "air kiriman" dari daerah Bogor, banjir yang terjadi pun akan semakin parah.

Belakangan ini sepertinya banjir tidak lagi menjadi "milik" Jakarta. Banyak daerah lainnya yang juga terkena banjir cukup parah. Mungkin sejumlah daerah yang mengalami banjir cukup parah itu memiliki kondisi sudah mirip dengan Jakarta. Seperti kepadatan pemukiman, banyaknya bangunan yang menutup daerah resapan air, dan lain-lain.

Daerah Bekasi, Jawa Barat misalnya. Banjir yang terjadi di sana saat ini merendam empat desa dan melumpuhkan jalur Pantura Bekasi-Karawang.

Demikian pula daerah yang ada di Jawa Barat lainnya, Karawang lebih parah lagi. Tercatat ada 15 kecamatan yang ada di Karawang dan sebanyak 28.329 jiwa terdampak banjir.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun