Mohon tunggu...
Ardian Wiwaha
Ardian Wiwaha Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Politik

Aksi 2 Desember dan Konferensi Pers 2 Cikeas

22 November 2016   09:56 Diperbarui: 22 November 2016   10:15 3139
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Antiliberalnews.com

Setelah sukses dengan aksi 4 November yang telah dilakukan beberapa waktu silam, beberapa organisasi massa (ormas) kembali merencanakan agenda untuk menyelenggarakan Aksi Bela Islam Jilid III yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 2 Desember 2016 mendatang.

Banyak pro dan kontra yang muncul dari beberapa kalangan terkait dengan rencana aksi ini. Ada yang setuju namun tak sedikit juga yang menolak. Namun jika berkaca dari aksi demo sebelumnya yakni tuntutan mengenai penagangan kasus Ahok agar dipercepat, aksi 2 Desember atau yang akrab disingkat aksi 212 tak ayal akan menimbulkan respon dan reaksi dari beberapa kelompok dan tokoh negara.

Bisa kembali bebentuk safari politik Sang Presiden atau mungkin akan ada "Aksi Konferensi Pers ke II" dari Puri Cikeas Indah.

Cikeas di 4 November

Jika diamati dengan seksama, banyak hal unik muncul dan terbuka dari pelaksanaan aksi 4 November.

Seperti safari politik Presiden Jokowi yang gencar dilakukan baik pra dan pasca demo 4 November. Kunjungan kepada beberapa tokoh agama hiingga kunjungan makan siang berbau "kuda" di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor melengkapi sederetan kegiatan penunjang aksi Bela Islam jilid II.

Selain dari pada itu, hal terunik muncul tatkala mantan Presiden keenam Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar konferensi pers di kediamannya dalam rangka merespon beberapa pernyataan publik mengenai dokumen Pencari Fakta (TPF) Munir, rumah baru di Kawasan Kuningan hingga pernyataan Presiden Jokowi sebelumnya terkait adanya kepentingan politik beberapa kelompok yang pragmatis memanfaatkan celah kasus dugaan penistaan agama Ahok.

Namun disayangkan, konferensi pers yang diniatkan untuk melakukan pembelaan dan mendulang dukungan terhadap sang putra yang sedang berperang di kursi DKI-1 justru menuai kontra produktif. Bagaimana tidak, dugaan strategi fitnah yang diharapkan agar menarik simpati publik seperti yang dilakukan pada Pilpres 2004 silam justru menjadi bumerang bagi keluarga Cikeas.

Tak ayal beberapa pernyataan yang mendeskreditkan justru lahir dan massif tertuju kepada menantu Jenderal Sarwo Edi ini.

Konferensi Pers ke II Cikeas

Berselang hampir tiga minggu dari konferensi pers pertama SBY pada 2 November silam. Diduga Ketua Partai Demokrat ini sedang sibuk menyusun strategi dan naskah konferensi pers ke II yang diisukan akan diselenggarakan 2 hari sebelum Aksi 212 di Cikeas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun