Mohon tunggu...
williamzu
williamzu Mohon Tunggu... yomama

udin

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

SARS, Virus yang Mematikan Sebelum Covid 19 Muncul

1 April 2020   04:05 Diperbarui: 1 April 2020   04:05 30 0 0 Mohon Tunggu...

SARS pertama kali terjadi di China yaitu di kota Guangdong pada bulan November tahun 2002 dan baru teridentifikasi di awal tahun 2003. SARS adalah kepanjangan dari Severe Acute Respiratory Syndrome.

SARS adalah salah satu penyakit pneumonia. Dan penyebaran penyakit SARS ini sangat cepat ke seluruh dunia yang berawal dari negara China yang mewabah ke 29 negara hanya dalam beberapa bulan, penyebaran virus ini lewat turis dan masyarakat China yang melakukan perjalanan ke luar negri. 

Menurut laporang yang dirilis WHO pada tahun 2003, ada sebanyak 8.098 orang di seluruh dunia yang terkena virus SARS dan 774 orang meninggal dunia akibat virus SARS ini. Meskipun 9 dari 10 penderita virus SARS dapat sembuh.

SARS merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian apabila penderita tidak diberikan penanganan segera. SARS merupakan penyakit yang menular. Penularan SARS saat seseorang menghirup percikan air liur liur atau disebut bersin dan batuk yang dikeluarkan oleh penderita SARS. 

Disaat itu  pemerintah diharapkan bersifat cepat dan sigap menangani virus ini untuk mengupayakan bentuk penyadaran masyarakat cara mencegah virus SARS, mengadakan alat mengidentifikasi virus SARS, dan menemukan metode untuk mendiagnosa penderita, membuat tempat isolasi untuk memperkecil penyebaran yang tidak terkendali. Pada juli 2003, wabah SARS telah terkendali dan dapat ditekan seminimal mungkin.

Mayoritas yang terkena virus SARS ?

Berdasarkan data yang ada dan tercatat, mayoritas penderita virus SARS merupakan orang yang sudah tua di atas umur 65 tahun. Dan akan mudah terkena virus SARS  apabila sebelumnya  seseorang memiliki catatan penyakit kronis seperti diabetes, gangguan jantung, dan saat imunitas tubuh sedang lemah akan lebih mudah terjangkit virus SARS ini. Berpengaruh resiko untuk terkena komplikasi penyakit yang parah sehingga kemungkinan meningkatkan kematian yang sangat besar.

Penyebab SARS ?

Penyebab SARS disebabkan oleh virus corona dan paramoxviridae. Kedua macam virus ini sudah ada sejak lama, hanya saja virus ini tidak seganas dan separah seperti sekarang. Coronavirus dikenal sebagai virus yang menyebabkan penyakit demam, flu, diare, dan radang paru-paru. Sedangkan virus Paramyxovirus adalah virus penyebab influenza.

 Kelelawar dan musang adalah hewan yang disebut sebagai sumber virus SARS karena virus ini biasanya disebarkan melalui sistem pernapasan, sehingga apabila kita menghirup udara yang sudah terkena virus SARS besar kemungkinan kita akan tertular terjangkit penyakit ini. 

Virus SARS ini seperti hasil dari mutasi corona virus. Kita juga dapat tertular virus SARS apabila melakukan sesuatu bentuk kontak dengan penderita sARS, seperti menyentuh sesuatu yang mengandung air ludah, urin, atau feses penderita. Selain itu, berbagai kontak lain seperti berpelukan, berciuman, makan bersama dengan penderita, menyentuh berbagai objek yang telah disentuh oleh penderita; termasuk di dalamnya gagang pintu, telepon, dan tombol lift juga dapat menjadi medium penyebaran SARS.
Gejala yang terjadi pada penderita SARS ?

Gejala SARS biasanya muncul 2-10 hari setelah seseorang tersebut terinfeksi, tapi juga dapat terinfeksi 14 hari setelahnya. Gejala infeksi ini bervariasi pada setiap orang yang terkena virus SARS namun secara umum akan muncul gejala berupa : Demam, batuk, sesak nafas, nafsu makan menurun, tubuh mudah lelah, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, diare, mual, muntah.  

Ada juga beberapa gejala SARS yang lebih serius yang juga bisa dialami oleh pengidap, yaitu berupa pneumonia yang parah dan berkurangnya kadar oksigen pada darah.

Cara pengobatan SARS ?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x