Mohon tunggu...
William Bunkharisma
William Bunkharisma Mohon Tunggu... Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil

Tertarik dengan pemecahan masalah lingkungan, energi, dan transportasi

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Pentingnya Penerapan Konsep Konstruksi Berkelanjutan dalam Pembangunan Infrastruktur

2 Oktober 2020   13:08 Diperbarui: 2 Oktober 2020   13:27 325 3 0 Mohon Tunggu...


Dengan semakin gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Indonesia, kita semua tidak boleh menutup mata terhadap dampak dari pembangunan tersebut. Disamping manfaatnya, pembangunan infrastruktur juga memberikan dampak negatif yang tidak bisa diabaikan. Pembangunan jalan tol merupakan salah satu contohnya, dengan pembangunan yang melibatkan lahan tanah dan material yang sangat banyak, dampak negatif yang timbul juga semakin besar. Dampak terhadap lingkungan merupakan salah satu contoh paling terlihat, eksploitasi material di alam serta penggusuran lahan untuk proyek merupakan salah satu hal yang terkadang kerap dilupakan oleh masyarakat awam oleh karena megah dan luar biasanya proyek yang dijalankan.

Bukan hanya pembangunan jalan tol saja yang menjadi sorotan disini, pembangunan high rise building, Waduk, pabrik manufaktur dan sebagainya juga patut menjadi perhatian terkait dampak negatif yang ditimbulkan terhadap sekitarnya. Beberapa dampak dari pembangunan tersebut antara lain, polusi udara dan suara di sekitar lokasi proyek, rusaknya daerah serapan air alami, terganggunya habitat fauna dan flora yang kemudian dapat mengancam kelestariannya, dan lainnya. Terkadang, kerap ditemui juga beberapa proyek infrastruktur yang setelah pembangunannya selesai menimbulkan dampak negatif baru di sekitar proyek tersebut, mulai dari masalah banjir, limbah proyek yang tidak terkontrol, dan lainnya.

Seperti yang mungkin orang-orang ketahui bahwa pembangunan infrastruktur saat ini telah mengalami banyak sekali kemajuan dalam hal baik teknologi dan inovasinya. Konstruksi berkelanjutan atau Sustainable Construction merupakan solusi dari segala permasalahan yang timbul dari pembangunan infrastruktur tersebut. Meskipun di Indonesia sendiri penerapan Konstruksi Berkelanjutan masih dalam tahap yang sangat awal bila dibandingkan dengan negara-negara maju di eropa seperti Denmark dan Jerman, tetapi langkah kecil juga merupakan jalan yang ditempuh oleh setiap pemain baru agar bisa berhasil nantinya.

Konsep konstruksi berkelanjutan sendiri awal mulanya muncul akibat perubahan suhu (Climate Change) dan sumber daya alam yang terbatas keberadaannya, oleh karenannya muncul lah konsep konstruksi berkelanjutan yang menurut Charles J. Kibert terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, yaitu :
1. Reduce Resource Consumption
2. Reuse Resource
3. Use Recycelable resource
4. Protect nature
5. Eliminate toxics
6. Apply life cycle costing
7. Focus on quality


Dalam pembangunan infrastruktur kedepannya, dengan menerapkan konsep konstruksi berkelanjutan diharapkan dapat memberikan manfaat yang semakin besar dengan tentunya berkurangnya dampak negatif yang ditimbulkan.

VIDEO PILIHAN