Mohon tunggu...
William Bunkharisma
William Bunkharisma Mohon Tunggu... Mahasiswa yang masih mencari jati diri

Hanya menulis tentang kegelisahan dan pengalaman yang aku alami

Selanjutnya

Tutup

Politik

Indonesia dan Iklim Sosial Politiknya

29 September 2019   01:15 Diperbarui: 29 September 2019   01:38 171 1 2 Mohon Tunggu...

Iklim di Indonesia ketika saya menuliskan tulisan ini sekarang sedang tidak cukup baik kawan. Masyarakat mulai tidak percaya akan kejadian akhir-akhir ini, perwakilan rakyat yang terhormat bahkan sudah tidak bisa lagi saya sebut sebagai salah satu bagian dari rakyat.

Eksklusif rasanya jadi kata yang paling tepat menggambarkan para perwakilan rakyat di Ibu Kota ini. Rasa tidak percaya pada pemerintahan pun akrab saya dengar baik di lingkungan nyata, maupun di dunia maya. Permasalahan yang tidak terselesaikan sehingga menggunung juga turut mewarnai buruknya iklim di Indonesia saat ini.

RUU KPK yang melemahkan KPK, RKUHP yang kontroversial, KARHUTLA di Sumatera & Kalimantan, Peristiwa diskriminasi terhadap papua sepertinya menjadi isu-isu yang sangat berkembang akhir-akhir ini.

Menurut saya wajar saja jika iklim Indonesia saat ini sedang cukup kacau, di tengah-tengah akhir masa pemerintahan periode ini pasti banyak campur tangan kepentingan-kepentingan mafia dan elit politik demi periode selanjutnya yang lebih baik untuk kepentingan masing-masing.

Di sini saya tidak ingin menuduh siapa dalang dibalik ini semua, siapa yang mempunyai kepentingan di dalam ini semua. Apakah itu kubu 02 yang menjadi lawan saat pemilu kemarin, DPR, KPK, POLRI, TNI, Pemerintahan saat ini, apapun itu, menurut saya setiap lembaga/institusi di dunia pasti punya kepentingannya masing-masing. Tapi yang menjadi sorotan sekarang adalah, apakah kepentingan itu sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia? atau malah melawan arah cita-cita bangsa Indonesia.

Terlepas dari itu semua, sosial politik yang sangat fluktuatif ini menunjukan bahwa selama lebih dari 74 tahun Indonesia merdeka, kita masih terus terjajah oleh konflik kepentingan. Manusia memang merupakan makhluk yang egois, saya tidak bisa menampik hal itu.

Idealnya dalam suatu kelompok yang dimana disni Indonesia, seharusnya keegoisan itu dapat disingkirkan untuk mencapai cita-cita bersama kelompok tersebut. Tapi rasanya untuk mencapai keidealan itu membutuhkan usaha dan pengorbanan yang sangat besar.

Melihat kondisi sosial masyarakat, tidak heran jika muncul ketidakpercayaan lagi terhadap pemerintah. Pun melihat politik di Indonesia yang sangat tidak sehat juga tidak heran banyak kebijakan-kebijakan publik baik dari peraturan sampai keputusan yang sangat kontroversial hanya untuk memenuhi kepentingan kelompok.

Kompromi bukan merupakan jalan tengah dari permasalahan saat ini, hanya ada 1 hal yang harus kita ambil. Bela NKRI dan segala isinya sudah cukup untuk saya, hancurkan tirani oleh sesama warga negara. 

Pesan terakhir, jangan sampai terprovokasi dan tetap kritis menghadapi suatu kejadian.

Terima kasih

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x